Halsel, Nalarsatu.com – Polemik pelaksanaan Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Provinsi Maluku Utara terus menuai penolakan. Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) INKAI Kabupaten Halmahera Selatan secara tegas menyatakan menolak hasil Musprovlub FORKI Malut, yang dilaksanakan pada 20 November 2025 di Ternate.
Penolakan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Cabang INKAI Halsel Ady Saputra Wansa, S.Sos lantaran adanya dugaan pencatutan nama INKAI Maluku Utara sebagai pihak yang memberikan dukungan dan rekomendasi dalam Musprovlub tersebut. Padahal, berdasarkan keterangan yang diterima dari Pengurus Provinsi INKAI Maluku Utara, tidak pernah ada surat rekomendasi maupun dukungan resmi yang dikeluarkan oleh INKAI Malut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya sebagai Ketua INKAI Kabupaten Halmahera Selatan menolak hasil Musprovlub FORKI Malut, terlebih karena nama INKAI Malut dicatut. INKAI Malut sebagai lembaga resmi tidak pernah mengeluarkan surat rekomendasi atau dukungan sebagaimana yang diklaim dalam Musprovlub tersebut,” tegas Ady
Ia menilai, FORKI sebagai induk organisasi yang membawahi seluruh perguruan karate seharusnya dibentuk dan dijalankan berdasarkan kaidah-kaidah organisasi yang baik, transparan, dan berlandaskan aturan yang sah. Menurutnya, pencatutan nama organisasi bukan hanya mencederai tata kelola organisasi, tetapi juga mencoreng nilai-nilai luhur karate.
“Secara pribadi dan sebagai Ketua INKAI, saya melihat tindakan pencatutan nama ini bukan hanya cacat secara prosedural, tetapi juga mengkhianati sumpah karate, khususnya nilai ‘sanggup patuh pada kejujuran’. Sangat ironis jika mereka yang membina, membawahi, bahkan memberi rekomendasi kepada karateka justru melupakan sumpah tersebut,” ujarnya.
Demi menjaga marwah organisasi dan masa depan karate di Maluku Utara, ia berharap agar proses Musprovlub FORKI Malut yang telah dilaksanakan dapat dievaluasi secara menyeluruh dan objektif.
“Demi kebaikan bersama, demi menjaga nama baik organisasi karate, serta demi tujuan besar pembinaan karate Provinsi Maluku Utara ke depan, saya berharap ada evaluasi serius terhadap proses Musprovlub yang telah dilakukan,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pengurus Cabang INKAI Kabupaten Halmahera Selatan mendukung penuh langkah-langkah yang diambil oleh Pengurus Provinsi INKAI Maluku Utara dalam menyikapi persoalan ini, termasuk upaya klarifikasi dan penegakan aturan organisasi sesuai ketentuan yang berlaku. (Red/Bisma)











