LABUHA, Nalarsatu.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, mencatat sebanyak 240 tower telekomunikasi telah tersebar di 30 kecamatan di wilayah tersebut.
Dari total tower yang ada, 137 unit di antaranya merupakan Base Transceiver Station (BTS) yang dibangun melalui program bantuan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada tahun 2023.
Sekretaris Diskominfo Halmahera Selatan, Iskandar Alam, menjelaskan bahwa tower-tower tersebut dimiliki oleh sejumlah operator telekomunikasi, di antaranya Telkomsel, Indosat, XL, serta BAKTI Komdigi, termasuk tower imbas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tower telekomunikasi ini tersebar di seluruh kecamatan dan merupakan gabungan antara tower milik operator, BAKTI Komdigi, serta tower imbas,” ujar Iskandar, Senin (26/1/2026).
Berdasarkan data Diskominfo, Kecamatan Bacan dan Pulau Makian menjadi wilayah dengan jumlah tower terbanyak, masing-masing 15 tower. Namun demikian, khusus di Pulau Makian, layanan internet masih terbatas karena sejumlah BTS bantuan Komdigi belum diaktifkan.
Sementara itu, sebaran tower di wilayah Bacan meliputi Bacan Selatan 10 tower, Bacan Barat 8 tower, Bacan Barat Utara 8 tower, Bacan Timur 11 tower, Bacan Timur Selatan 7 tower, serta Bacan Timur Tengah 7 tower.
Di wilayah kepulauan, Kecamatan Kayoa tercatat memiliki 14 tower, diikuti Kayoa Selatan 7 tower, Kayoa Utara 6 tower, Kayoa Barat 4 tower, serta Kepulauan Botang Lomang 8 tower.
Untuk wilayah lainnya, Kasiruta Barat memiliki 11 tower, Kasiruta Timur 8 tower, Mandioli Selatan 7 tower, dan Mandioli Utara 6 tower. Sedangkan di daratan Gane, sebaran tower meliputi Gane Barat 11 tower, Gane Barat Utara 12 tower, Gane Timur Selatan 11 tower, Gane Timur Tengah 8 tower, serta Kepulauan Joronga 6 tower.
Adapun di Pulau Obi, sebaran tower meliputi Kecamatan Obi 9 tower, Obi Barat 6 tower, Obi Utara 7 tower, Obi Selatan 8 tower, dan Obi Timur 4 tower.
Iskandar menegaskan bahwa mayoritas pembangunan tower di Halmahera Selatan merupakan bagian dari program BAKTI Komdigi yang bekerja sama dengan operator, khususnya Telkomsel dan XL, guna memperluas akses komunikasi di wilayah terpencil dan kepulauan.
“Dengan sebaran tower di 30 kecamatan ini, diharapkan layanan komunikasi dan akses internet masyarakat terus meningkat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Diskominfo Halmahera Selatan akan terus melakukan pendataan, pemantauan, serta koordinasi intensif dengan operator telekomunikasi agar seluruh infrastruktur yang telah dibangun dapat berfungsi optimal.
“Hal ini penting untuk mendukung pelayanan publik serta percepatan pembangunan daerah berbasis digital,” tandasnya. (red)







