Bupati Bassam Kasuba: Pers Garda Terdepan Lawan Hoaks dan Jembatan Suara Rakyat

- Penulis Berita

Rabu, 11 Februari 2026 - 03:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kawasan Pemerintahan Provinsi Banten, Senin (9/2/2026) (Foto/PWI)

Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kawasan Pemerintahan Provinsi Banten, Senin (9/2/2026) (Foto/PWI)

BANTEN, Nalarsatu.com – Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Hasan Ali Bassam Kasuba, menegaskan bahwa pers merupakan garda terdepan dalam menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks yang berpotensi memicu keresahan dan konflik di tengah masyarakat.

Hal ini disampaikan Bassam Kasuba saat menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Kawasan Pemerintahan Provinsi Banten, Senin (9/2/2026).

Menurut Bassam, peran pers semakin krusial di era arus informasi digital, di mana masyarakat dibanjiri berbagai berita yang belum tentu terverifikasi kebenarannya. Ia menilai, pers profesional memiliki tanggung jawab etik dan hukum dalam setiap karya jurnalistik yang dipublikasikan, berbeda dengan informasi di media sosial yang kerap disebarkan tanpa verifikasi dan akuntabilitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berbeda dengan media sosial yang ekspresinya kadang tidak bertanggung jawab, banyak informasi bohong dan fitnah yang justru memicu konflik di masyarakat,” ujar Bassam.

Politisi PKS Halsel ini menekankan bahwa pers bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga pilar demokrasi yang berfungsi sebagai kontrol sosial terhadap kekuasaan. Dalam berbagai persoalan publik, media memiliki peran strategis untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.

“Wartawan adalah suara rakyat, bahkan menjadi jembatan antara masyarakat dengan pemerintah, baik eksekutif, legislatif maupun yudikatif,” tegasnya.

Mantan Wakil Bupati Halsel ini menambahkan, kehadiran pers sering kali menjadi pemicu respons cepat pemerintah dalam menangani berbagai persoalan di lapangan. Mulai dari kerusakan infrastruktur, kondisi rumah warga yang tidak layak huni, hingga konflik sosial, media berperan menyampaikan fakta secara objektif kepada publik.

“Kalau ada infrastruktur rusak, rumah warga tidak layak huni, atau persoalan lain, media cepat memberitakan sehingga menjadi perhatian pemerintah. Dalam situasi konflik pun, pers tetap berada di depan menyampaikan informasi kepada masyarakat,” pungkas Bassam.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bassam Kasuba didampingi Ketua PWI Provinsi Maluku Utara, Asri Fabanyo; Sekretaris PWI Provinsi Samsir Hamajen; Ketua PWI Halsel Samsudin Chalil; Sekretaris PWI Halsel Susadam Hi. Din; serta sejumlah pengurus PWI Halmahera Selatan. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Munawir Resmi Nahkodai GMNI Halsel, Tegaskan Soliditas dengan DPP GMNI RI
Ancaman Jutaan Ton Limbah Slag Nikel PT.Harita Group, Kesiapan Pengelolaan Dipertanyakan
Bendung Harita: Konflik Ruang Hidup, Kerusakan Ekologis, dan Pertanyaan Besar atas Izin Lingkungan
Aktivis Maluku Utara Jakarta Desak Pemberhentian Plt Kadishut Malut Basyuni Thahir, Dinilai Beri Keterangan Menyesatkan soal PT Karya Wijaya
Surat “Cinta” untuk Komisaris Utama Harita Group Donald J. Hermanus: Dugaan Mafia Tanah dan Harga Pembebasan Lahan yang Janggal
Bendung Harita Dibangun di Tengah Sengketa Lahan, Peran DLH dan PUPR Dipertanyakan
Praktisi Hukum Desak KPK Tetapkan Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Pajak PT Wanatiara Persada
Selasa Besok, Era Bassam–Helmi Antar UHC Halsel Raih Penghargaan Nasional di Jakarta
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 05:27 WIT

Munawir Resmi Nahkodai GMNI Halsel, Tegaskan Soliditas dengan DPP GMNI RI

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:46 WIT

Ancaman Jutaan Ton Limbah Slag Nikel PT.Harita Group, Kesiapan Pengelolaan Dipertanyakan

Jumat, 6 Februari 2026 - 05:53 WIT

Bendung Harita: Konflik Ruang Hidup, Kerusakan Ekologis, dan Pertanyaan Besar atas Izin Lingkungan

Rabu, 4 Februari 2026 - 01:03 WIT

Aktivis Maluku Utara Jakarta Desak Pemberhentian Plt Kadishut Malut Basyuni Thahir, Dinilai Beri Keterangan Menyesatkan soal PT Karya Wijaya

Senin, 2 Februari 2026 - 13:32 WIT

Surat “Cinta” untuk Komisaris Utama Harita Group Donald J. Hermanus: Dugaan Mafia Tanah dan Harga Pembebasan Lahan yang Janggal

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:12 WIT

Bendung Harita Dibangun di Tengah Sengketa Lahan, Peran DLH dan PUPR Dipertanyakan

Kamis, 29 Januari 2026 - 05:15 WIT

Praktisi Hukum Desak KPK Tetapkan Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Pajak PT Wanatiara Persada

Senin, 26 Januari 2026 - 10:53 WIT

Selasa Besok, Era Bassam–Helmi Antar UHC Halsel Raih Penghargaan Nasional di Jakarta

Berita Terbaru