TERNATE, Nalarsatu.com – Pelaksanaan operasi rutin Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Ternate pada Selasa (3/3) sekitar pukul 01.14 WIT berlangsung lancar dan kondusif, meski sempat terjadi kesalahpahaman singkat antara petugas dan seorang wartawan media online TintaOne.com berinisial FS.
Insiden itu terjadi ketika FS melintas di sekitar lokasi operasi. Ia diberhentikan di jalan oleh sejumlah anggota yang tengah menjalankan tugas berdasarkan target operasi yang telah ditetapkan. Dalam situasi yang cepat dan dinamis, petugas melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan keamanan lokasi.
FS menuturkan, ia sempat meminta penjelasan terkait identitas petugas. “Saya ditanya membawa barang apa. Saya balik bertanya mereka dari mana, dan dijawab dari intel Polres,” ujar FS Senin (3/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah FS menyampaikan identitasnya sebagai wartawan, petugas segera memberikan penjelasan terkait kegiatan operasi yang sedang berlangsung. Situasi pun kembali kondusif di lokasi.
Untuk memastikan tidak ada kesalahpahaman lanjutan, FS kemudian mendatangi Polres Ternate guna melakukan klarifikasi langsung.
Kasat Narkoba Polres Ternate, AKP Suherman S.Sos, M.H., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari operasi rutin harian yang dilaksanakan berdasarkan pemetaan dan informasi awal yang diterima petugas.
“Operasi ini memang rutin dengan target yang sudah ditentukan. Namun di lapangan terjadi salah paham antara anggota dan yang bersangkutan,” ujar AKP Suherman Senin (3/3).
Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan salah tangkap, melainkan kekeliruan komunikasi dalam kondisi operasi yang bergerak cepat. “Setelah konfirmasi ulang dan klarifikasi langsung, semuanya sudah jelas. Tidak ada persoalan lanjutan, dan kami sudah saling memaafkan,” tambahnya.
FS juga membenarkan bahwa insiden tersebut telah diselesaikan secara baik.
“Setelah dikonfirmasi kembali, memang benar hanya salah paham. Kami sudah saling memaafkan,” ungkapnya
Polres Ternate menegaskan komitmen untuk terus melakukan evaluasi internal serta mengingatkan seluruh personel agar selalu mengedepankan komunikasi, profesionalisme, dan pendekatan persuasif dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga operasi tetap aman dan hubungan baik dengan masyarakat tetap terjaga. (red)











