Bupati Halsel Angkat Bicara Soal Dugaan Jual Beli Lahan 6,5 Hektare oleh Kades Kawasi ke Trimegah Bangun Persada (Harita Group)

- Penulis Berita

Senin, 16 Maret 2026 - 08:06 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuha, Nalarsatu.com – Dugaan transaksi jual beli lahan seluas 6,5 hektare oleh Kepala Desa Kawasi kepada TBP yang disebut merupakan bagian dari Harita Group untuk rencana pembangunan bandara di kawasan Soligi kini menjadi sorotan publik. Isu tersebut memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat dan menimbulkan pertanyaan terkait status serta legalitas lahan yang diperjualbelikan.

Menanggapi polemik yang berkembang, Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba akhirnya angkat bicara. Ia mengaku terkejut saat pertama kali mendengar informasi mengenai dugaan persoalan hukum yang melibatkan kepala desa tersebut.

“Saya juga kaget dengan persoalan ini. Saya juga baru tahu soal ini. Namun kita semua harus memastikan terlebih dahulu kebenarannya,” ujar Bupati saat dimintai keterangan Sabtu (14/3)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, apabila dalam proses tersebut ditemukan unsur penipuan, pidana, maupun sengketa perdata, maka penanganannya akan diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

“Kalau memang ada unsur penipuan atau pidana maupun perdata, tentu kita serahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang untuk menanganinya,” jelasnya.

Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan tidak akan tinggal diam jika terbukti Kepala Desa Kawasi melakukan pelanggaran dalam proses transaksi lahan tersebut.

“Apabila memang terbukti kepala desa melakukan pelanggaran, maka pemerintah daerah tentu akan memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Dugaan jual beli lahan ini mencuat karena disebut-sebut berkaitan dengan rencana pembangunan bandara di kawasan Soligi yang melibatkan pihak perusahaan. Hingga kini, berbagai pihak masih menunggu kejelasan proses hukum serta penelusuran lebih lanjut mengenai status dan legalitas lahan tersebut.

Hingga berita ini di turunkan, upaya konfirmasi Kades Kawasi Arifin Saroa dan pihak TBP, Harita Group belum memberikan tanggapan resmi.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga Halsel Keluhkan Pelayanan Tiket KM Satria 99 Expres, Diduga Tidak Transparan
Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina, Ketua Umum PB PII: Indonesia Harus Serukan Penolakan
Tes Kemampuan Akademik di Ponpes Salafi’iyah Al Khairaat Maffa Berjalan Lancar
Datangi Bupati dan DPRD Halsel Senin Besok, Keluarga Alimusu Mencari Keadilan
Alimusu Polisikan PT TBP (Harita Group) dan Kades Kawasi, Barah–GMNI Turun Gunung Kawal Dugaan Mafia Lahan
Alimus Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Penyerobotan Lahan dan Penipuan Dilaporkan ke Polres Halsel
BKM Masjid Nur Insani Gelar Sholat Idul Fitri 1447 H, Angkat Tema Kemenangan dan Kebaikan
Lebaran Beda Tanggal, Warga Moloku Rayakan 20 Maret, Pemerintah dan NU 21 Maret
Berita ini 210 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 07:45 WIT

Warga Halsel Keluhkan Pelayanan Tiket KM Satria 99 Expres, Diduga Tidak Transparan

Kamis, 2 April 2026 - 06:24 WIT

Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina, Ketua Umum PB PII: Indonesia Harus Serukan Penolakan

Senin, 30 Maret 2026 - 01:39 WIT

Tes Kemampuan Akademik di Ponpes Salafi’iyah Al Khairaat Maffa Berjalan Lancar

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:56 WIT

Datangi Bupati dan DPRD Halsel Senin Besok, Keluarga Alimusu Mencari Keadilan

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:52 WIT

Alimus Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Penyerobotan Lahan dan Penipuan Dilaporkan ke Polres Halsel

Selasa, 24 Maret 2026 - 09:47 WIT

BKM Masjid Nur Insani Gelar Sholat Idul Fitri 1447 H, Angkat Tema Kemenangan dan Kebaikan

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:56 WIT

Lebaran Beda Tanggal, Warga Moloku Rayakan 20 Maret, Pemerintah dan NU 21 Maret

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:02 WIT

KB PII Halsel Gandeng FIC, Warkop, dan OSIS Se-Bacan Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru

Opini

Post-Truth dan Matinya Nalar Kritis Publik

Kamis, 26 Mar 2026 - 04:27 WIT