Kapolda Malut Pertanyakan Keberadaan Bupati Bassam dan Ketua DPRD: Buat Apa Jika Tak Mampu Selesaikan Masalah Rakyat?

- Penulis Berita

Kamis, 16 April 2026 - 16:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halsel, Nalarsatu.com – Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si, menyoroti lambannya penanganan sejumlah persoalan masyarakat di daerah. Saat dikonfirmasi redaksi Nalarsatu.com melalui WhatsApp terkait dugaan penjualan lahan 6,5 hektare di Desa Soligi, Kapolda mempertanyakan peran pemerintah daerah dalam menyelesaikan masalah rakyat.

“Anda kan punya Camat, Bupati, Ketua DPRD dan lainnya. Apa fungsinya kalau masalah rakyat saja tidak bisa bantu?” tegasnya, Kamis (16/4).

Sementara itu, Ketua Barisan Rakyat Halmahera Selatan, Ady Hi. Adam, menilai terdapat kesan pembiaran terhadap sejumlah persoalan di daerah. Ia menyebut beberapa kasus, termasuk dugaan penjualan lahan di Kawasi dan persoalan DBH, belum mendapat penanganan serius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejumlah persoalan sampai sekarang tidak jelas tindak lanjutnya,” ujarnya.

Ady juga menyinggung usulan pembentukan tim percepatan penyelesaian sengketa oleh tujuh fraksi DPRD yang dinilai belum berjalan optimal. Ia mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam menuntaskan konflik yang ada di tengah masyarakat.

“Belum terlihat langkah konkret yang benar-benar menyelesaikan persoalan di lapangan,” tambahnya. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Halsel Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi, Kasi Humas: Semua Laporan Akan Diproses Secara Objektif
BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan
Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum
Dugaan Pengeroyokan oleh Tiga Oknum Polisi, Warga Halsel Alami Luka-Luka
Jaringan Internet Obi Kerap Mati-Hidup, Asosiasi Dump Truck Ancam Gelar Mosi Tidak Percaya kepada Pemprov dan Pemda
Pemuda Merah Putih Minta Polisi Terapkan Pasal Berlapis dalam Kasus Dugaan Pelecehan di Kafe Bungalow 2
KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir
DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha
Berita ini 443 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:40 WIT

Polres Halsel Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi, Kasi Humas: Semua Laporan Akan Diproses Secara Objektif

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:55 WIT

BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:13 WIT

Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:02 WIT

Dugaan Pengeroyokan oleh Tiga Oknum Polisi, Warga Halsel Alami Luka-Luka

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:29 WIT

Jaringan Internet Obi Kerap Mati-Hidup, Asosiasi Dump Truck Ancam Gelar Mosi Tidak Percaya kepada Pemprov dan Pemda

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:53 WIT

KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:58 WIT

DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:49 WIT

Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat

Berita Terbaru