Wali Kota Ternate Bahas Bedah APBD Bersama Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri

- Penulis Berita

Minggu, 27 April 2025 - 12:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate,Nalarsatu.com – Wali Kota Ternate, Dr. M. Tauhid Soleman, M.Si, bersama Wakil Wali Kota Nasri Abubakar mengikuti kegiatan sharing session bertajuk “Bedah APBD: Pengelolaan Keuangan Daerah untuk Kesejahteraan Masyarakat” di Auditorium Bappelitbangda Kota Ternate, Jumat, 25 April 2025.

Kegiatan ini menghadirkan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Drs. H. Agus Fatoni Darmodipuro, M.Si, GRCE, sebagai pemateri utama. Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut hadir.

Dalam keterangannya, Wali Kota Ternate menekankan pentingnya pengelolaan APBD yang efektif dan berbasis pada kebutuhan riil masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“APBD bukan hanya soal angka, tapi tentang bagaimana belanja pemerintah bisa benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat. Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan memberi dampak nyata,” ujar Tauhid Soleman Jumat (25/4).

Ia juga menyoroti perlunya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola keuangan, agar pembangunan bisa berjalan dengan lebih terukur dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Ternate,” katanya.

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, mengapresiasi langkah progresif yang ditempuh Pemerintah Kota Ternate dalam upaya pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia menilai, pendekatan yang dilakukan Pemkot Ternate menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah.

Dalam paparannya, Agus Fatoni menekankan bahwa penguatan kapasitas aparatur pemerintah daerah, khususnya dalam memahami struktur dan teknis penyusunan anggaran, menjadi kunci utama untuk meningkatkan efektivitas belanja daerah. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap mekanisme anggaran akan berdampak langsung pada optimalisasi pembangunan dan pelayanan publik.

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan
Warga Halsel Keluhkan Pelayanan Tiket KM Satria 99 Expres, Diduga Tidak Transparan
Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina, Ketua Umum PB PII: Indonesia Harus Serukan Penolakan
Tes Kemampuan Akademik di Ponpes Salafi’iyah Al Khairaat Maffa Berjalan Lancar
Datangi Bupati dan DPRD Halsel Senin Besok, Keluarga Alimusu Mencari Keadilan
Alimusu Polisikan PT TBP (Harita Group) dan Kades Kawasi, Barah–GMNI Turun Gunung Kawal Dugaan Mafia Lahan
Alimus Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Penyerobotan Lahan dan Penipuan Dilaporkan ke Polres Halsel
BKM Masjid Nur Insani Gelar Sholat Idul Fitri 1447 H, Angkat Tema Kemenangan dan Kebaikan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:46 WIT

Paradoks Program IMS-ADIL Antara Pendidikan Gratis vs Umroh Gratis

Rabu, 18 Maret 2026 - 01:36 WIT

Dari Cangkul ke Ekskavator: Krisis Identitas dan Ekologi di Balik Ekspansi Tambang di Maluku Utara

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:08 WIT

Geothermal dalam Masyarakat Risiko: Kritik Political Ecology atas Ilusi Energi Hijau

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:27 WIT

“Taba”: Etos Ketabahan Orang Makian

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:53 WIT

Pendidikan di Era Modern: Menyelaraskan Inovasi Teknologi dengan Nilai Kemanusiaan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:37 WIT

Agar Tak Bingung Saat Di Tanya, Mahasiswa Paham Arah Kampusnya

Kamis, 15 Januari 2026 - 04:03 WIT

Kampus Tumbuh Dari Dialog, Bukan Dari Ketakutan.

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:53 WIT

Satu Napas Perubahan : Manifesto Satu Tahun Forum Insan Cendikia

Berita Terbaru