Belum Satu Periode, Tiga Bendahara Berganti: IPMB Soroti Kinerja Pemerintah Desa Busua

- Penulis Berita

Senin, 30 Juni 2025 - 09:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halsel, Nalarsatu.comDesa Busua kembali menuai kritik. Baru berjalan belum satu periode, Pemerintah Desa sudah mengganti bendahara hingga tiga kali. Pergantian yang terlalu cepat ini dinilai sebagai bukti ketidakprofesionalan dalam tata kelola aparatur desa.

Ketua Umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Busua (IPMB), M. Zidan Andi, menyebut pergantian tersebut bukan sekadar dinamika, tetapi bentuk kegagalan dalam membangun sistem yang stabil.

Ini mencerminkan pemerintahan yang tidak profesional. Aparat desa seharusnya dipilih berdasarkan kapasitas, bukan kehendak pribadi kepala desa,” tegas Zidan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai pola pengangkatan aparatur di Busua cenderung subjektif dan tidak sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Jika jabatan hanya bergantung pada selera, maka birokrasi akan rusak. Desa ini butuh sistem, bukan sekadar orang-orang yang dekat dengan kekuasaan,” lanjutnya.

IPMB mendesak Inspektorat Kabupaten dan DPMD segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap komposisi dan kinerja Pemerintah Desa Busua.

Pengawasan eksternal mutlak diperlukan agar desa tidak dikelola semaunya. Ini soal tanggung jawab terhadap masyarakat,” pungkas Zidan.

Dalam kondisi ini, desakan dari kalangan muda seperti IPMB menjadi penting sebagai kontrol sosial. Karena, sebagaimana ditegaskan Zidan, “Jika kita diam, maka kekacauan akan dianggap hal biasa. Dan Busua tidak boleh terbiasa dengan kekacauan.” (Red/Ir)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

RDP DPRD Halsel: Kades Soligi Tegaskan Lahan Alimusu Masuk Wilayahnya, 7 Fraksi Desak Pembentukan Tim Sengketa
Untuk Menjaga Stabilitas, Rampai Nusantara Malut Dorong Pembentukan Pos Keamanan
Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan
Warga Halsel Keluhkan Pelayanan Tiket KM Satria 99 Expres, Diduga Tidak Transparan
Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina, Ketua Umum PB PII: Indonesia Harus Serukan Penolakan
Tes Kemampuan Akademik di Ponpes Salafi’iyah Al Khairaat Maffa Berjalan Lancar
Datangi Bupati dan DPRD Halsel Senin Besok, Keluarga Alimusu Mencari Keadilan
Alimusu Polisikan PT TBP (Harita Group) dan Kades Kawasi, Barah–GMNI Turun Gunung Kawal Dugaan Mafia Lahan
Berita ini 148 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 08:41 WIT

RDP DPRD Halsel: Kades Soligi Tegaskan Lahan Alimusu Masuk Wilayahnya, 7 Fraksi Desak Pembentukan Tim Sengketa

Jumat, 3 April 2026 - 16:13 WIT

Untuk Menjaga Stabilitas, Rampai Nusantara Malut Dorong Pembentukan Pos Keamanan

Jumat, 3 April 2026 - 11:59 WIT

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan

Kamis, 2 April 2026 - 07:45 WIT

Warga Halsel Keluhkan Pelayanan Tiket KM Satria 99 Expres, Diduga Tidak Transparan

Senin, 30 Maret 2026 - 01:39 WIT

Tes Kemampuan Akademik di Ponpes Salafi’iyah Al Khairaat Maffa Berjalan Lancar

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:56 WIT

Datangi Bupati dan DPRD Halsel Senin Besok, Keluarga Alimusu Mencari Keadilan

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:45 WIT

Alimusu Polisikan PT TBP (Harita Group) dan Kades Kawasi, Barah–GMNI Turun Gunung Kawal Dugaan Mafia Lahan

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:52 WIT

Alimus Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Penyerobotan Lahan dan Penipuan Dilaporkan ke Polres Halsel

Berita Terbaru