Warga Maba Selatan Kembali Diteror, Pemda, DPRD, dan Polres Haltim Dinilai Hanya Jadi Penonton

- Penulis Berita

Selasa, 15 Juli 2025 - 15:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haltim, Nalarsatu.com — Aksi teror kembali mengguncang warga di wilayah Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur. Kali ini, peristiwa mengejutkan terjadi di kawasan hutan sekitar Desa Waci, Minggu 13 Juli 2025. Seorang warga yang dikenal dengan sapaan Om Ardi menjadi korban penyerangan oleh dua orang tak dikenal (OTK) saat tengah beraktivitas di kebun miliknya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah satu anggota Bhabinkamtibmas Maba Selatan melalui pesan WhatsApp (13/07/2025), kejadian berlangsung sekitar pukul 10.00 WIT. Ketika korban hendak kembali ke perahunya di area bobane (sebutan lokal untuk pelabuhan perahu), dua orang OTK tiba-tiba menyerangnya dengan menggunakan busur panah. Serangan itu mengakibatkan luka pada jari telunjuk tangan kiri korban.

Insiden ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, kasus-kasus teror dan bahkan pembunuhan telah berulang kali menimpa warga di kawasan tersebut. Sayangnya, penanganan dari pihak berwenang dinilai sangat minim dan tidak berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harun Gafur, Ketua DPD LSM Gantara Maluku Utara, angkat bicara menanggapi kejadian ini. Ia menyampaikan kekecewaannya terhadap Pemerintah Daerah, DPRD, dan Kepolisian Halmahera Timur yang dianggap abai dan tidak menunjukkan keseriusan dalam menangani teror yang terus berulang.

Pemda, DPRD, dan Polres Haltim ini hampir setiap kejadian hanya jadi penonton. Waktu kejadian baru rame, setelah itu hilang begitu saja, tidak pernah ada kejelasan,” tegas Harun.

Sementara itu, hingga berita ini dipublikasikan, Kepala Desa Waci belum memberikan keterangan resmi kepada media meski telah dihubungi.

Situasi ini kembali menegaskan pentingnya perhatian serius dan penanganan menyeluruh dari pihak-pihak berwenang agar warga Maba Selatan tidak terus hidup dalam ketakutan. (Red/BM)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi
Aksi di DPRD Halsel, Sardi Hongi Desak 30 Legislator Bertindak: Jangan Tutup Mata terhadap Gambaru
Polres Halsel Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi, Kasi Humas: Semua Laporan Akan Diproses Secara Objektif
BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan
Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum
Berita ini 185 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:21 WIT

BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:40 WIT

Polres Halsel Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi, Kasi Humas: Semua Laporan Akan Diproses Secara Objektif

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:55 WIT

BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:13 WIT

Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:02 WIT

Dugaan Pengeroyokan oleh Tiga Oknum Polisi, Warga Halsel Alami Luka-Luka

Berita Terbaru