Warga Obi Marah: Bendungan Harita Diduga Tenggelamkan Kebun dan Matikan Tanaman Produktif

- Penulis Berita

Minggu, 16 November 2025 - 12:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OBI, Nalarsatu.com – Ahli waris pemilik lahan di Sungai Akelamo, Pulau Obi, mempersoalkan pembangunan bendungan milik PT Harita yang dinilai merusak tanaman produktif milik warga. Proyek yang dibangun di atas aliran sungai tersebut diduga berdampak langsung pada puluhan pohon kelapa yang mati dan rusaknya area kebun warga.

Salah satu ahli waris, Ilham Hasan, mengungkapkan bahwa pembangunan bendungan dilakukan tanpa komunikasi yang jelas dengan pemilik lahan, serta menimbulkan kerugian besar bagi keluarga mereka.

“Sekitar 80 pohon kelapa kami mati,dan masi sekitar 400 pohon kelapa yang kami tidak tau kapan mati lagi. Itu sumber penghasilan kami selama bertahun-tahun. Pembangunan bendungan ini jelas merusak lahan dan tidak ada penyelesaian yang jelas dari pihak perusahaan,” tegas Ilham saat ditemui Nalarsatu.com, Minggu (16/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dok:Warga

Ia menjelaskan bahwa aliran air yang berubah akibat pembangunan tersebut menyebabkan genangan dan erosi di area perkebunan. Kondisi itu membuat akar kelapa membusuk dan tanaman tidak lagi bisa dipanen. Selain itu, beberapa pohon buah dan tanaman lain ikut terdampak.

Menurut Ilham, ahli waris sudah berupaya meminta penjelasan kepada perwakilan PT Harita, namun hingga kini belum ada kejelasan soal ganti rugi maupun penanganan atas kerusakan yang terjadi.

“Kami hanya ingin hak kami dihargai. Kebun itu warisan keluarga. Kalau rusak, perusahaan harus bertanggung jawab. Jangan sampai masyarakat selalu dikorbankan atas nama proyek,” ujarnya.

Area Aliran Air di Arahkan ke Lahan Warga

Ia berharap pemerintah daerah, termasuk camat dan dinas terkait, segera turun ke lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya serta memediasi persoalan antara ahli waris dan perusahaan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Harita belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut. Nalarsatu.com masih berupaya meminta tanggapan dari manajemen perusahaan.

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat
HUT ke-23 Halmahera Selatan, Asosiasi Dump Truck Obi Siap Dukung Percepatan Pembangunan Daerah
Nuansa Religius Warnai Pernikahan Eka Saputra dan Satrina Sukardi Dom di Gane Barat Utara
Abdul Kadir Uswanas Terpilih Menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Utara 2026–2029, Momentum Persatuan dan Kemajuan Pengusaha Muda
Junaidi Abusama: Persoalan RSUD Labuha Tak Kunjung Tuntas, Fraksi PKB Siap Dorong Pembentukan Pansus DPRD
Satpol PP Halsel Razia Tempat Hiburan Malam, Lima LC Diamankan dan Dibina
PT Wijaya Kencana dan PT Poleko Yubarson Salurkan Pupuk Organik, Dukung Ketahanan Pangan Petani Obi
BARAH dan ASLAD Semprot Harita Group: Janji Pelabuhan Speed Boat Tak Kunjung Terwujud, Massa Siap Turun Besar-Besaran
Berita ini 177 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:49 WIT

Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:43 WIT

HUT ke-23 Halmahera Selatan, Asosiasi Dump Truck Obi Siap Dukung Percepatan Pembangunan Daerah

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:58 WIT

Nuansa Religius Warnai Pernikahan Eka Saputra dan Satrina Sukardi Dom di Gane Barat Utara

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:12 WIT

Abdul Kadir Uswanas Terpilih Menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Utara 2026–2029, Momentum Persatuan dan Kemajuan Pengusaha Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 01:36 WIT

Satpol PP Halsel Razia Tempat Hiburan Malam, Lima LC Diamankan dan Dibina

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:53 WIT

PT Wijaya Kencana dan PT Poleko Yubarson Salurkan Pupuk Organik, Dukung Ketahanan Pangan Petani Obi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40 WIT

BARAH dan ASLAD Semprot Harita Group: Janji Pelabuhan Speed Boat Tak Kunjung Terwujud, Massa Siap Turun Besar-Besaran

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:26 WIT

Kepala ULP PLN Saketa Angkat Bicara Soal Beban Listrik dan Masa Depan Infrastruktur Energi

Berita Terbaru