TERNATE, Nalarsatu.com – Firdaus Amir, putra Fagogoru dan pengusaha muda asal Halmahera Tengah, resmi mengunci kemenangan dalam pertarungan ketat Musyawarah Daerah (Musda) HIPMI Maluku Utara ke-VI. Firdaus unggul tipis dengan 25 suara, hanya terpaut dua suara dari pesaing terdekatnya.
Pemilihan yang berlangsung panas di Hotel Bela, Ternate, Selasa malam (2/12/2025), menjadi salah satu kompetisi paling ketat dalam sejarah HIPMI Maluku Utara. Namun, hasil akhir mengukuhkan Firdaus sebagai Ketua Umum HIPMI Malut periode 2025–2028.
Firdaus tak menutupi rasa harunya usai dinyatakan menang. Ia menegaskan bahwa mandat tersebut bukan sekadar kemenangan pribadi, tetapi amanah besar dari para pengusaha muda di seluruh Kabupaten/Kota.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terima kasih kepada seluruh BPC HIPMI pendukung. Ini amanah untuk saya. Dari HIPMI kita lahir, dan dari HIPMI pula kontribusi nyata harus saya ukir untuk tiga tahun ke depan,” ujar Firdaus Selasa (2/12).
Ia menegaskan bahwa HIPMI Maluku Utara harus menjadi organisasi yang menghadirkan dampak riil bagi tumbuhnya ekosistem wirausaha muda. Bukan hanya hadir, tetapi bersaing di level nasional, membawa Maluku Utara keluar dari bayang-bayang ketertinggalan iklim usaha.
Di hadapan peserta Musda, Firdaus juga menyatakan kesiapannya menjalin hubungan strategis dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
“Kami siap berkolaborasi dengan Pemprov Malut, mendorong program yang searah dengan visi Ibu Gubernur,” tegasnya.
Langkah ini diyakini dapat mempercepat akselerasi ekonomi daerah, terutama pada sektor usaha mikro, industri kreatif, hingga jaringan investasi lintas daerah.
Di tengah munculnya isu-isu miring seputar dinamika Musda, Juru Bicara Firdaus Amir, Nurcholish Rustam, memberikan penegasan tegas.
“Musda malam ini sah. Semua mekanisme berjalan sesuai AD/ART. HIPMI Maluku Utara hanya memiliki satu Ketua Firdaus Amir,” tegasnya.
Nurcholish menambahkan, selisih suara yang tipis justru menunjukkan demokrasi internal HIPMI berjalan sehat, tanpa intervensi dan tanpa tekanan pihak mana pun.
Terpilihnya Firdaus disambut optimisme oleh banyak pelaku usaha muda. Dengan rekam jejak sebagai pengusaha progresif, ia dinilai punya kapasitas memperkuat jaringan bisnis HIPMI, membuka akses modal, dan menciptakan wadah kompetisi usaha yang lebih modern.
“Kemenangan 25–23 ini bukan sekadar angka tetapi simbol bahwa HIPMI Malut memasuki babak baru: lebih kompetitif, lebih inklusif, dan lebih berorientasi masa depan”,tambah Nurcholish. (red)











