Edukasi Keselamatan Pesisir, dr. Nurmala Dewi Gelar Sosialisasi dan Pelatihan BHD di Obi Madapolo

- Penulis Berita

Sabtu, 14 Juni 2025 - 08:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan terus dilakukan melalui sosialisasi dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Desa Obi Madapolo, Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Sabtu (14/6/2025). Istimewa

Upaya meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan terus dilakukan melalui sosialisasi dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Desa Obi Madapolo, Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Sabtu (14/6/2025). Istimewa

OBI, Nalarsatu.com – Upaya meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan terus dilakukan. Kali ini, sosialisasi dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) digelar di Desa Obi Madapolo, Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, pada Sabtu, 14 Juni 2025.

Kegiatan yang diprakarsai oleh dr. Nurmala Dewi, MHPE ini bertujuan membekali warga dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi henti napas maupun henti jantung sebelum pasien mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Dalam pemaparannya, dr. Nurmala Dewi menjelaskan bahwa kemampuan melakukan Bantuan Hidup Dasar sangat penting, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan kepulauan seperti Pulau Obi, yang akses layanan kesehatannya masih membutuhkan waktu tempuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BHD adalah tindakan awal yang sangat menentukan keselamatan korban. Dalam situasi darurat, pertolongan pertama oleh orang terdekat bisa menjadi penentu antara hidup dan meninggal,” jelas dr. Mala Sabtu (14/6).

Pelatihan tersebut mencakup pengenalan tanda-tanda henti jantung, teknik resusitasi jantung paru (RJP), hingga simulasi praktik langsung yang melibatkan peserta. Warga tampak antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat praktik teknik kompresi dada dan penanganan korban tidak sadar.

Menurut dr. Nurmala, edukasi semacam ini penting dilakukan secara berkelanjutan, mengingat risiko kecelakaan laut, tenggelam, maupun kondisi darurat kesehatan lainnya cukup tinggi di kawasan pesisir.

“Harapannya, setelah pelatihan ini masyarakat tidak panik saat menghadapi situasi darurat, tetapi mampu bertindak cepat dan tepat,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk memperkuat literasi kesehatan masyarakat sekaligus membangun kesiapsiagaan komunitas dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan di wilayah kepulauan.

Dengan adanya sosialisasi dan pelatihan BHD ini, diharapkan masyarakat pesisir Pulau Obi semakin tangguh dan responsif dalam memberikan pertolongan pertama, sehingga angka fatalitas akibat keterlambatan penanganan dapat ditekan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemuda Merah Putih Minta Polisi Terapkan Pasal Berlapis dalam Kasus Dugaan Pelecehan di Kafe Bungalow 2
KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir
DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha
Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat
HUT ke-23 Halmahera Selatan, Asosiasi Dump Truck Obi Siap Dukung Percepatan Pembangunan Daerah
Nuansa Religius Warnai Pernikahan Eka Saputra dan Satrina Sukardi Dom di Gane Barat Utara
Abdul Kadir Uswanas Terpilih Menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Utara 2026–2029, Momentum Persatuan dan Kemajuan Pengusaha Muda
Junaidi Abusama: Persoalan RSUD Labuha Tak Kunjung Tuntas, Fraksi PKB Siap Dorong Pembentukan Pansus DPRD
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:26 WIT

Tebarkan Kepedulian, Ciptakan Kebersamaan, IARMI Maharuyung Jabodetabek Gelar Bakti Sosial di Momentum Iduladha

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:45 WIT

Bawa Nama Halsel ke Tingkat Nasional, Soleman Bobote Raih Penghargaan Bergengsi

Rabu, 8 April 2026 - 15:42 WIT

GMNI Desak Kapolri Evaluasi Wadir Intelkam Polda Malut, Diduga Lecehkan Marwah Organisasi

Jumat, 3 April 2026 - 11:59 WIT

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:42 WIT

Rabu, 11 Februari 2026 - 03:25 WIT

Bupati Bassam Kasuba: Pers Garda Terdepan Lawan Hoaks dan Jembatan Suara Rakyat

Minggu, 8 Februari 2026 - 05:27 WIT

Munawir Resmi Nahkodai GMNI Halsel, Tegaskan Soliditas dengan DPP GMNI RI

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:46 WIT

Ancaman Jutaan Ton Limbah Slag Nikel PT.Harita Group, Kesiapan Pengelolaan Dipertanyakan

Berita Terbaru