Kamis–Jumat Penentuan, Warga Soligi Tunggu Bupati Bassam, Kades Kawasi, dan Pihak Harita di Lokasi Sengketa

- Penulis Berita

Kamis, 23 April 2026 - 02:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Selatan, Nalarsatu.com – Keluarga Alimusu La Damili di Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan, menyatakan akan menunggu kehadiran Bupati Halmahera Selatan, Bassam, di lokasi lahan yang tengah bersengketa pada Kamis hingga Jumat.

Lahan tersebut diduga menjadi objek penyerobotan yang, menurut pihak keluarga, melibatkan kerja sama antara pihak perusahaan dan Kepala Desa Kawasi, Arifin Saroa.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh anak Alimusu, WA Samri Alimusu, yang mewakili keluarga. Ia menjelaskan bahwa rencana kehadiran bupati merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama antara keluarga dan Tim Penyelesaian Sengketa Lahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sesuai hasil pertemuan dengan tim, kami sudah melaporkan dan dijadwalkan bupati akan turun langsung ke lokasi untuk bertemu pemilik lahan dan menyelesaikan persoalan ini,” ujar WA Samri, mengutip penjelasan Asisten I Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan Mustamin Soleman.

Ia juga menyebutkan bahwa kunjungan tersebut diharapkan dapat terlaksana sebelum bupati berangkat menunaikan ibadah haji.

Samri berharap dalam pertemuan nanti, seluruh pihak yang terlibat dapat dihadirkan, termasuk Kepala Desa Kawasi, pihak perusahaan, serta pihak-pihak yang terlibat dalam proses pengukuran lahan pada 2022, pembahasan pembagian lahan tahun 2024, hingga 2025 proses yang berujung pada dugaan penjualan lahan dan pemberian kompensasi.

“Saya minta semua pihak hadir supaya jelas. Karena dalam pembicaraan sebelumnya, tidak pernah ada kesepakatan jual beli lahan. Yang ada hanya pengukuran lahan, pembagian dengan kepala desa, dan penerimaan uang kompensasi, itu saja,” tegasnya Rabu (22/4).

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Halsel Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi, Kasi Humas: Semua Laporan Akan Diproses Secara Objektif
BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan
Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum
Dugaan Pengeroyokan oleh Tiga Oknum Polisi, Warga Halsel Alami Luka-Luka
Jaringan Internet Obi Kerap Mati-Hidup, Asosiasi Dump Truck Ancam Gelar Mosi Tidak Percaya kepada Pemprov dan Pemda
Pemuda Merah Putih Minta Polisi Terapkan Pasal Berlapis dalam Kasus Dugaan Pelecehan di Kafe Bungalow 2
KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir
DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:40 WIT

Polres Halsel Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi, Kasi Humas: Semua Laporan Akan Diproses Secara Objektif

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:55 WIT

BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:13 WIT

Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:02 WIT

Dugaan Pengeroyokan oleh Tiga Oknum Polisi, Warga Halsel Alami Luka-Luka

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:29 WIT

Jaringan Internet Obi Kerap Mati-Hidup, Asosiasi Dump Truck Ancam Gelar Mosi Tidak Percaya kepada Pemprov dan Pemda

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:53 WIT

KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:58 WIT

DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:49 WIT

Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat

Berita Terbaru