Halmahera Selatan, Nalarsatu.com – Kepala ULP PLN Saketa, Muhamad Munir, mengungkapkan bahwa beban listrik di wilayah kerjanya mengalami peningkatan saat momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Jika pada hari-hari biasa beban listrik berada di kisaran 1.100 KW, saat Iduladha tercatat meningkat hingga sekitar 1.200 KW.
Meski terjadi kenaikan konsumsi listrik, sistem kelistrikan di wilayah Saketa masih mampu beroperasi dengan baik. Saat ini, pasokan listrik ditopang oleh Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan daya mampu mesin mencapai 1.830 KW, sehingga masih tersedia cadangan daya untuk mengantisipasi lonjakan beban.
Menurut Munir, meningkatnya beban listrik menjadi indikator bahwa kebutuhan energi masyarakat terus bertambah dari waktu ke waktu. Namun, di sisi lain, pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang saat ini digunakan dinilai sudah tidak lagi ideal untuk menjawab kebutuhan jangka panjang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau bicara kelayakan, sebenarnya PLTU ini sudah tidak layak lagi. Namun kami tetap berupaya menjaga pelayanan agar masyarakat tetap mendapatkan pasokan listrik yang stabil,” ujar Munir.
Ia menjelaskan bahwa tantangan yang dihadapi tidak hanya berkaitan dengan pembangkit, tetapi juga menyangkut infrastruktur pendukung yang perlu mendapat perhatian serius, terutama akses jalan menuju fasilitas kelistrikan dan penguatan jaringan distribusi.
“Target dan harapan kami ke depan adalah perbaikan akses jalan dan penguatan jaringan. Insya Allah, sejauh ini sistem masih bisa bertahan,” katanya.
Munir menambahkan, sejak dirinya memimpin ULP PLN Saketa pada Desember lalu, kondisi mesin pembangkit masih dalam keadaan normal dan terus dipantau secara berkala guna memastikan pelayanan listrik kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Dengan daya mampu mesin sebesar 1.830 KW dan beban puncak yang berada di kisaran 1.200 KW, sistem kelistrikan Saketa masih memiliki cadangan daya yang cukup.
Kendati demikian, peningkatan kualitas infrastruktur dan penguatan jaringan distribusi dinilai menjadi langkah penting untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat di masa mendatang. (Red)








