GPM Halsel Soroti Program Kepala DPMD, Nilai Hanya Buang-Buang Anggaran

- Penulis Berita

Sabtu, 20 September 2025 - 12:34 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMD Halsel M.Zaki Abdul Wahab (Foto/SarumaNews)

Kepala DPMD Halsel M.Zaki Abdul Wahab (Foto/SarumaNews)

HALSEL, Nalarsatu.com – Program yang digagas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Halmahera Selatan kembali menuai sorotan. Pasalnya, kegiatan yang dipatok Rp25 juta per desa atau total Rp6,2 miliar dari 249 desa dan dilaksanakan di Jatinangor, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dinilai tidak produktif.

Ketua Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Halmahera Selatan, Harmain Rusli, menilai kegiatan tersebut justru berpotensi menjadi pemborosan anggaran daerah. Menurutnya, program dengan biaya miliaran rupiah itu seharusnya diarahkan untuk kebutuhan pemberdayaan masyarakat desa secara langsung, bukan untuk perjalanan jauh yang belum tentu memberi manfaat nyata bagi masyarakat di desa.

“Bayangkan saja, Rp25 juta per desa dikumpulkan lalu dibawa ke luar daerah. Apa relevansinya dengan kebutuhan riil masyarakat desa di Halsel? Ini justru seperti akal-akalan proyek yang hanya habiskan uang rakyat,” tegas Harmain, Sabtu (20/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harmain juga menekankan bahwa kondisi desa-desa di Halmahera Selatan saat ini masih menghadapi banyak persoalan mendasar, mulai dari infrastruktur dasar, layanan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi. Menurutnya, dana miliaran rupiah tersebut akan jauh lebih tepat jika digunakan untuk membiayai program yang langsung menyentuh masyarakat.

“Kalau alasan penguatan kapasitas aparat desa, itu bisa dilakukan di dalam daerah dengan biaya jauh lebih efisien. Jadi, tidak ada alasan membenarkan kegiatan boros seperti ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Harmain mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Selatan segera melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran tersebut. Menurutnya, pengawasan dini penting dilakukan sebagai fungsi pencegahan tindak pidana korupsi agar uang rakyat tidak disalahgunakan.

“Kejari jangan hanya menunggu ada laporan. Harus turun tangan sejak awal, lakukan pengawasan supaya tidak terjadi penyalahgunaan. Pencegahan itu jauh lebih penting, karena ini menyangkut Rp6,2 miliar dari anggaran daerah,” tegasnya.

Ia juga meminta Bupati Halmahera Selatan bersama DPRD dan Inspektorat segera mengevaluasi program DPMD itu. “Jangan sampai masyarakat hanya jadi korban kebijakan yang tidak pro rakyat. Kami akan terus mengawal kasus ini,” pungkas Harmain.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemuda Merah Putih Minta Polisi Terapkan Pasal Berlapis dalam Kasus Dugaan Pelecehan di Kafe Bungalow 2
KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir
DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha
Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat
HUT ke-23 Halmahera Selatan, Asosiasi Dump Truck Obi Siap Dukung Percepatan Pembangunan Daerah
Nuansa Religius Warnai Pernikahan Eka Saputra dan Satrina Sukardi Dom di Gane Barat Utara
Abdul Kadir Uswanas Terpilih Menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Utara 2026–2029, Momentum Persatuan dan Kemajuan Pengusaha Muda
Junaidi Abusama: Persoalan RSUD Labuha Tak Kunjung Tuntas, Fraksi PKB Siap Dorong Pembentukan Pansus DPRD
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:26 WIT

Tebarkan Kepedulian, Ciptakan Kebersamaan, IARMI Maharuyung Jabodetabek Gelar Bakti Sosial di Momentum Iduladha

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:45 WIT

Bawa Nama Halsel ke Tingkat Nasional, Soleman Bobote Raih Penghargaan Bergengsi

Rabu, 8 April 2026 - 15:42 WIT

GMNI Desak Kapolri Evaluasi Wadir Intelkam Polda Malut, Diduga Lecehkan Marwah Organisasi

Jumat, 3 April 2026 - 11:59 WIT

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:42 WIT

Rabu, 11 Februari 2026 - 03:25 WIT

Bupati Bassam Kasuba: Pers Garda Terdepan Lawan Hoaks dan Jembatan Suara Rakyat

Minggu, 8 Februari 2026 - 05:27 WIT

Munawir Resmi Nahkodai GMNI Halsel, Tegaskan Soliditas dengan DPP GMNI RI

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:46 WIT

Ancaman Jutaan Ton Limbah Slag Nikel PT.Harita Group, Kesiapan Pengelolaan Dipertanyakan

Berita Terbaru