Kejari Halsel Jadwalkan Pemeriksaan Kades Samo Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa

- Penulis Berita

Rabu, 24 September 2025 - 11:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan Ahmad Patoni S.H,M.H (Foto/Nalarsatu.com)

Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan Ahmad Patoni S.H,M.H (Foto/Nalarsatu.com)

Labuha, Nalarsatu.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Selatan menjadwalkan pemeriksaan Kepala Desa (Kades) Samo, Kecamatan Gane Barat Utara, terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2023–2024 dengan nilai mencapai sekitar Rp1 miliar.

Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan, Ahmad Patoni, saat dikonfirmasi Rabu (24/9/2025), membenarkan agenda pemanggilan tersebut. Menurutnya, pemeriksaan Kades Samo, Laher Eko, akan dilakukan pada Senin pekan depan.

“Benar, Kades Samo sudah dijadwalkan untuk dimintai keterangan terkait penggunaan DD dan ADD tahun 2023–2024. Jadwal pemeriksaan dilakukan setelah tim penyidik mengumpulkan sejumlah bukti awal,” jelas Patoni Rabu (24/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, pihak kejaksaan akan bekerja secara profesional dan transparan dalam menangani kasus ini.

“Kami tidak tebang pilih, semua pihak yang diduga mengetahui atau terlibat akan diperiksa,” tegasnya.

Kasus dugaan penyalahgunaan DD dan ADD di Desa Samo mencuat setelah adanya laporan pengaduan masyarakat ke Kejaksaan. Nilai dugaan kerugian negara disebut mencapai miliaran rupiah.

Hingga kini, Kejari Halsel masih mendalami dokumen administrasi terkait pengelolaan keuangan Desa Samo, termasuk data dari Dinas PMD maupun Inspektorat Halmahera Selatan.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Halsel Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi, Kasi Humas: Semua Laporan Akan Diproses Secara Objektif
BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan
Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum
Dugaan Pengeroyokan oleh Tiga Oknum Polisi, Warga Halsel Alami Luka-Luka
Jaringan Internet Obi Kerap Mati-Hidup, Asosiasi Dump Truck Ancam Gelar Mosi Tidak Percaya kepada Pemprov dan Pemda
Pemuda Merah Putih Minta Polisi Terapkan Pasal Berlapis dalam Kasus Dugaan Pelecehan di Kafe Bungalow 2
KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir
DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha
Berita ini 128 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:40 WIT

Polres Halsel Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi, Kasi Humas: Semua Laporan Akan Diproses Secara Objektif

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:55 WIT

BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:13 WIT

Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:02 WIT

Dugaan Pengeroyokan oleh Tiga Oknum Polisi, Warga Halsel Alami Luka-Luka

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:29 WIT

Jaringan Internet Obi Kerap Mati-Hidup, Asosiasi Dump Truck Ancam Gelar Mosi Tidak Percaya kepada Pemprov dan Pemda

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:53 WIT

KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:58 WIT

DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:49 WIT

Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat

Berita Terbaru