Jesica Worouw Dilantik & Diberi Gelar Adat, GMKI Fokus Advokasi Banjir

- Penulis Berita

Selasa, 25 November 2025 - 12:19 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jailolo,Nalarsatu.com – Badan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Jailolo masa bakti 2025–2027 resmi dilantik oleh Sekretaris Umum Pengurus Pusat GMKI, Jesica Ester Worouw, S.H., pada Kamis (20/11/2025).

Usai pelantikan, Jesica yang juga merupakan Alumni Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi Manado dianugerahi gelar adat Masoles Ji’o Ma Jojaga yang berarti “Perempuan Penjaga Wilayah”oleh masyarakat adat Suku Sahu Ji’o Talai Padusua. Gelar tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas peran Jesica dalam memperjuangkan isu-isu kemasyarakatan dan kepemudaan.

“Sebagai Sekum PP GMKI, saya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat adat Sahu Ji’o Talai Padusua. Gelar ini merupakan peristiwa monumental bagi saya dan menjadi tanggung jawab moral untuk melihat kondisi masyarakat adat, khususnya warga Gamomeng dan Idamgamlamo yang kerap dilanda banjir,” ujar Jesica.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gelar Adat Masoles Ji’o Ma Jojaga

Jesica menegaskan, GMKI sebagai organisasi nasional akan mendorong persoalan banjir tersebut ke kementerian terkait, seperti Kementerian PUPR, Kementerian Sosial, serta lembaga pemerintah pusat lainnya melalui GMKI Cabang Jailolo. Menurutnya, isu ini sejalan dengan tiga medan pelayanan GMKI: Gereja, Kampus, dan Masyarakat.

Secara terpisah, Ketua Cabang GMKI Jailolo, Frangky Makagansa, menegaskan komitmen pihaknya untuk mengawal persoalan banjir mulai dari tingkat daerah.

“Kami di BPC GMKI Jailolo akan memastikan isu ini terus dikawal dari tingkat daerah. Koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat akan kami intensifkan agar persoalan banjir Gamomeng dan Idamgamlamo mendapat penanganan serius,” tegas Frangky.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru