“Dugaan Penipuan Menguak: Jaib Haer Tak Bayar Material Rp 171 Juta, Sopir Dam Truk & Pemilik Matrial Jadi Korban”

- Penulis Berita

Kamis, 27 November 2025 - 22:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OBI, Nalarsatu.com – Dugaan penipuan dalam pengadaan material proyek kembali mencuat di Pulau Obi. Direktur CV Barakarsa Indonesia, Jaib Haer, Pekan depan akan dilaporkan karena diduga tidak menepati janjinya membayar upah material kerikil dan batu yang telah diangkut sejak akhir Oktober 2025, dengan total nilai tagihan sebesar Rp 171.200.000.

Ketua Asosiasi Dam Truk Obi, Azwar Abubakar, menyatakan bahwa Jaib Haer telah berkali-kali mengingkari komitmennya untuk melunasi pembayaran kepada para sopir dan penyedia material.

Menurut Azawar, Jaib awalnya berjanji akan membayar seluruh tagihan material pada 29 Oktober 2025. Namun hingga 26 November 2025, pembayaran tidak pernah dilakukan. Setiap kali dihubungi, Jaib hanya memberikan janji tanpa realisasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap hari kami hubungi, jawabannya selalu sama: nanti, besok, atau lusa. Faktanya, sampai hari ini tidak ada satu rupiah pun yang dibayarkan. Total tagihan Rp 171 juta lebih ini tidak boleh dianggap enteng. Ini sudah masuk unsur penipuan,” tegas Azawar, Rabu (26/11/2025).

Azawar menegaskan bahwa keterlambatan pembayaran ini telah merugikan banyak sopir dam truk yang sudah bekerja penuh untuk memenuhi kebutuhan material proyek yang dikerjakan perusahaan milik Jaib Haer tersebut.

Ia menambahkan, pihaknya akan mengambil langkah tegas untuk memastikan hak para pekerja dan penyedia material tidak diabaikan.

“Kami akan melaporkan secara resmi Direktur CV Barakarsa Indonesia, Jaib Haer, atas dugaan penipuan. Jangan mempermainkan hak orang. Kalau berjanji bayar, maka harus dibayar,” ujarnya.

Azwar juga meminta seluruh kontraktor di wilayah Obi lebih profesional dan tidak menjadikan alasan proyek pemerintah sebagai tameng untuk menunda pembayaran kepada para pekerja.

Ia memastikan laporan akan segera dilayangkan kepada aparat penegak hukum apabila Jaib Haer kembali mangkir dari kewajibannya.

“Ini bukan sekadar soal keterlambatan. Ini soal itikad buruk. Kami tidak ingin ada lagi pekerja lokal yang menjadi korban janji kosong,” tegas Azawar.

Hingga berita ini diturunkan, Jaib Haer belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan tersebut.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemuda Merah Putih Minta Polisi Terapkan Pasal Berlapis dalam Kasus Dugaan Pelecehan di Kafe Bungalow 2
KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir
DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha
Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat
HUT ke-23 Halmahera Selatan, Asosiasi Dump Truck Obi Siap Dukung Percepatan Pembangunan Daerah
Nuansa Religius Warnai Pernikahan Eka Saputra dan Satrina Sukardi Dom di Gane Barat Utara
Abdul Kadir Uswanas Terpilih Menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Utara 2026–2029, Momentum Persatuan dan Kemajuan Pengusaha Muda
Junaidi Abusama: Persoalan RSUD Labuha Tak Kunjung Tuntas, Fraksi PKB Siap Dorong Pembentukan Pansus DPRD
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:26 WIT

Tebarkan Kepedulian, Ciptakan Kebersamaan, IARMI Maharuyung Jabodetabek Gelar Bakti Sosial di Momentum Iduladha

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:45 WIT

Bawa Nama Halsel ke Tingkat Nasional, Soleman Bobote Raih Penghargaan Bergengsi

Rabu, 8 April 2026 - 15:42 WIT

GMNI Desak Kapolri Evaluasi Wadir Intelkam Polda Malut, Diduga Lecehkan Marwah Organisasi

Jumat, 3 April 2026 - 11:59 WIT

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:42 WIT

Rabu, 11 Februari 2026 - 03:25 WIT

Bupati Bassam Kasuba: Pers Garda Terdepan Lawan Hoaks dan Jembatan Suara Rakyat

Minggu, 8 Februari 2026 - 05:27 WIT

Munawir Resmi Nahkodai GMNI Halsel, Tegaskan Soliditas dengan DPP GMNI RI

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:46 WIT

Ancaman Jutaan Ton Limbah Slag Nikel PT.Harita Group, Kesiapan Pengelolaan Dipertanyakan

Berita Terbaru