OBI, Nalarsatu.com – Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026 ini tidak hanya dirayakan dengan seremoni, tetapi dimaknai secara mendalam oleh masyarakat akar rumput di Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan. Ucapan Selamat Hari Pers Nasional disampaikan dari dua lokasi yang sarat simbol: di atas lahan pembangunan Bandara Harita Group di Desa Soligi dan di area bendung yang dibangun perusahaan yang sama di Desa Kawasi.
Pilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Bagi warga, bandara dan bendung bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan representasi perubahan besar yang menyentuh ruang hidup, sumber penghidupan, dan masa depan mereka. Di sinilah harapan dan kegelisahan bertemu dan di sinilah mereka menaruh kepercayaan pada pers.
Di Desa Soligi, wawancara berlangsung di area yang kini telah berubah menjadi lokasi pembangunan Bandara Harita Group. Di atas tanah yang dahulu menjadi ladang kehidupan, Darmayanti, tokoh perempuan Soligi, berdiri tegak menyampaikan pesannya dengan suara tegas namun sarat harapan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selamat Hari Pers Nasional untuk semua insan pers di Indonesia, khususnya yang punya tugas di Maluku Utara deng Halmahera Selatan. Torang berharap pers makin sehat, independen, deng berdaulat dalam jalankan tugas jurnalistiknya. Pers yang kuat itu penjaga keadilan bagi rakyat kecil. Selama ini, torang rasa betul peran pers dalam buka ruang suara bagi masyarakat, terutama soal konflik lahan, dampak pembangunan, deng persoalan lingkungan. Semoga pers tetap berpihak pada kebenaran, terus perjuangkan keadilan, deng jadi pilar demokrasi yang tra bisa digoyahkan oleh kepentingan apa pun,” ujar Darmayanti, Senin (9/2).
Baginya, mengucapkan HPN di lokasi tersebut adalah pesan simbolik bahwa di tengah perubahan wajah tanah Soligi, pers harus tetap hadir sebagai pengawal keadilan dan penjaga kepentingan rakyat.

Sementara itu, di Desa Kawasi, Kilo 4 Sungai Akelamo, wawancara dengan Yamin Hasan dilakukan di dekat bendung yang dibangun Harita Group. Gemuruh aliran air menjadi latar saat ia menegaskan peran strategis pers di tengah arus pembangunan.
“Kami ucapkan Selamat Hari Pers Nasional. Pers itu penting sekali, karena dia yang jaga supaya pembangunan betul-betul untuk rakyat, bukan cuma untuk orang-orang bermodal. Kami harap teman-teman wartawan tetap berani bicara apa adanya di lapangan, jangan takut ditekan atau diintervensi. Kalau pers sehat, ekonomi bisa jalan dengan adil dan bangsa kita makin kuat. Suara orang kecil harus tetap didengar, karena dari situ lahir keadilan dan demokrasi yang sebenarnya,” tegas Yamin Hasan Senin (9/2).
Ia menambahkan, meski bendung tersebut diklaim sebagai bagian dari pembangunan, dampaknya terhadap ekosistem dan ruang hidup warga masih menyisakan tanda tanya dan di sinilah peran pers menjadi semakin krusial.
Di tengah masifnya proyek infrastruktur dan aktivitas industri di Obi, warga memandang pers sebagai penyeimbang kekuasaan, pengontrol kebijakan, dan ruang bagi suara yang kerap terpinggirkan.
Mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat,” seluruh masyarakat Obi berharap hubungan antara pers dan rakyat semakin erat, saling menguatkan, saling menjaga, dan bersama-sama memperjuangkan keadilan serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Halmahera Selatan. (red)







