PJ Kepala Desa Baru Banun Tekeng, Luruskan Isu Pergantian Perangkat Desa dan Isu Pemotongan Gaji

- Penulis Berita

Jumat, 24 April 2026 - 06:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halsel, Nalarsatu.com – Penjabat (PJ) Kepala Desa Baru, Banun Tekeng, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar mengenai pergantian Sekretaris Desa serta Kasi Kesejahteraan, sekaligus isu dugaan pemotongan gaji aparat desa.

Banun Tekeng menjelaskan bahwa pergantian perangkat desa tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan masa berlaku Surat Keputusan (SK) yang disebut telah berakhir pada 12 Januari 2026. Ia juga menyampaikan bahwa sejak dirinya mulai bertugas sebagai PJ Kepala Desa, sejumlah perangkat desa yang bersangkutan tidak lagi menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

“Sejak saya ditugaskan, beberapa perangkat desa tidak menjalankan tugas sesuai ketentuan. Teguran sudah berulang kali saya sampaikan, baik melalui telepon maupun pesan, namun tidak direspons,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait, Banun menyebut bahwa upaya pemanggilan dan konfirmasi telah dilakukan, namun tidak mendapatkan tanggapan sebagaimana diharapkan.

Selain itu, ia juga menanggapi isu pemotongan gaji aparat desa yang beredar di masyarakat. Menurutnya, informasi tersebut tidak benar. Ia menegaskan bahwa tidak ada kebijakan pemotongan gaji secara sepihak.

“Tidak ada pemotongan gaji. Yang terjadi adalah penyesuaian berdasarkan efisiensi anggaran dan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Ia memaparkan bahwa berdasarkan aturan tahun 2024, besaran penghasilan perangkat desa sebelumnya terdiri dari Sekretaris Desa sebesar Rp1.875.000 per bulan dan Kaur sebesar Rp1.250.000. Namun dalam kebijakan yang diterapkan, terdapat penyesuaian yang membuat besaran penghasilan diseragamkan sekitar Rp2.000.000 per bulan dengan pertimbangan tertentu.

Banun juga menambahkan bahwa kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) dilakukan menyesuaikan kebutuhan administrasi, termasuk menjelang Musrenbang kecamatan, serta berdasarkan surat dari pihak kecamatan.

Terkait pelaksanaan Musdes, ia mengakui adanya kendala koordinasi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), namun tetap berupaya melakukan komunikasi melalui berbagai saluran, termasuk telepon dan pesan singkat.

“Kami sudah berupaya menghubungi ketua BPD dan anggota lainnya. Karena ada kondisi tertentu, rapat tetap dilaksanakan untuk kepentingan administrasi dan tindak lanjut dari kecamatan,” tambahnya.

Banun menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang diambil tetap mengacu pada aturan dan arahan dari pihak kecamatan serta dinas terkait.

“Ini adalah bagian dari penyesuaian administrasi dan tanggung jawab sebagai PJ Kepala Desa. Tidak ada tindakan sepihak di luar ketentuan,” pungkasnya. (Red/Bisma)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Halsel Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi, Kasi Humas: Semua Laporan Akan Diproses Secara Objektif
BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan
Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum
Dugaan Pengeroyokan oleh Tiga Oknum Polisi, Warga Halsel Alami Luka-Luka
Jaringan Internet Obi Kerap Mati-Hidup, Asosiasi Dump Truck Ancam Gelar Mosi Tidak Percaya kepada Pemprov dan Pemda
Pemuda Merah Putih Minta Polisi Terapkan Pasal Berlapis dalam Kasus Dugaan Pelecehan di Kafe Bungalow 2
KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir
DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:40 WIT

Polres Halsel Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi, Kasi Humas: Semua Laporan Akan Diproses Secara Objektif

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:55 WIT

BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:13 WIT

Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:02 WIT

Dugaan Pengeroyokan oleh Tiga Oknum Polisi, Warga Halsel Alami Luka-Luka

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:29 WIT

Jaringan Internet Obi Kerap Mati-Hidup, Asosiasi Dump Truck Ancam Gelar Mosi Tidak Percaya kepada Pemprov dan Pemda

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:53 WIT

KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:58 WIT

DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:49 WIT

Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat

Berita Terbaru