Laksanakan IPKD MCSP KPK, RSUD Labuha gelar FKP di Kecamatan Bacan Selatan

- Penulis Berita

Selasa, 7 Oktober 2025 - 12:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA, Nalarsatu.com – Upaya pencegahan korupsi di daerah tak cukup hanya dengan jargon moral dan penegakan hukum. Lebih dari itu, dibutuhkan implementasi nyata dalam sistem pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan terbuka terhadap kritik masyarakat.

Langkah tersebut kini mulai dijalankan RSUD Labuha melalui kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP), Selasa (7/10/2025), bertempat di Kantor Camat Bacan Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan Indeks Pencegahan Korupsi Daerah Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (IPKD-MCSP), sebuah sistem pengawasan dini yang menilai tata kelola pemerintahan di empat sektor strategis: perizinan, pendidikan, kesehatan, serta kependudukan dan catatan sipil.

Direktur RSUD Labuha, dr. Titin Andriyanti, dalam paparannya menegaskan bahwa rumah sakit sebagai institusi layanan publik memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk menjamin keterbukaan informasi serta mencegah potensi praktik maladministrasi yang dapat berujung pada korupsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada tiga aspek utama yang kami nilai: transparansi, regulasi dan kebijakan, serta akuntabilitas. Forum Konsultasi Publik ini merupakan salah satu instrumen untuk memastikan tiga aspek itu benar-benar berjalan,” ujar dr. Titin.

Dalam forum tersebut, dr. Titin memaparkan sejumlah informasi penting kepada peserta, mulai dari jenis dan alur pelayanan kesehatan di RSUD Labuha, ketersediaan dokter spesialis dan fasilitas medis, mekanisme pengaduan masyarakat, hingga implementasi program Universal Health Coverage (UHC) oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

Usai pemaparan, diskusi interaktif berlangsung cukup dinamis. Para peserta terdiri dari camat, kepala desa, kader posyandu, kepala puskesmas, hingga perwakilan PKK menyampaikan berbagai masukan, kritik, dan saran terkait efektivitas layanan rumah sakit, sistem rujukan, serta ketersediaan obat-obatan di daerah terpencil.

Camat Bacan Selatan, Nasrudin Hasan, SE, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap langkah transparan yang dilakukan RSUD Labuha.

“Forum seperti ini penting agar masyarakat tahu apa saja hak dan jalur pelayanan di rumah sakit. Kritik dari publik adalah vitamin untuk perbaikan layanan kesehatan,” tegasnya.

Kegiatan FKP ditutup dengan penandatanganan Maklumat Pelayanan, sebagai bentuk komitmen RSUD Labuha terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

Usai kegiatan, dr. Titin kembali menegaskan bahwa seluruh hasil masukan dari peserta akan dibawa ke rapat manajemen rumah sakit untuk ditindaklanjuti.

“Kami akan rumuskan rencana tindak lanjut dari hasil FKP ini agar segera diimplementasikan, mulai dari sistem pendaftaran pasien, layanan transfusi darah, farmasi, hingga program UHC,” pungkasnya.

Langkah RSUD Labuha ini diharapkan menjadi preseden positif bagi satuan kerja lain di lingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dalam membangun budaya pelayanan publik yang terbuka, profesional, dan antikorupsi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat
HUT ke-23 Halmahera Selatan, Asosiasi Dump Truck Obi Siap Dukung Percepatan Pembangunan Daerah
Nuansa Religius Warnai Pernikahan Eka Saputra dan Satrina Sukardi Dom di Gane Barat Utara
Abdul Kadir Uswanas Terpilih Menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Utara 2026–2029, Momentum Persatuan dan Kemajuan Pengusaha Muda
Junaidi Abusama: Persoalan RSUD Labuha Tak Kunjung Tuntas, Fraksi PKB Siap Dorong Pembentukan Pansus DPRD
Satpol PP Halsel Razia Tempat Hiburan Malam, Lima LC Diamankan dan Dibina
PT Wijaya Kencana dan PT Poleko Yubarson Salurkan Pupuk Organik, Dukung Ketahanan Pangan Petani Obi
BARAH dan ASLAD Semprot Harita Group: Janji Pelabuhan Speed Boat Tak Kunjung Terwujud, Massa Siap Turun Besar-Besaran
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:49 WIT

Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:43 WIT

HUT ke-23 Halmahera Selatan, Asosiasi Dump Truck Obi Siap Dukung Percepatan Pembangunan Daerah

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:58 WIT

Nuansa Religius Warnai Pernikahan Eka Saputra dan Satrina Sukardi Dom di Gane Barat Utara

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:12 WIT

Abdul Kadir Uswanas Terpilih Menjadi Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Utara 2026–2029, Momentum Persatuan dan Kemajuan Pengusaha Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 01:36 WIT

Satpol PP Halsel Razia Tempat Hiburan Malam, Lima LC Diamankan dan Dibina

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:53 WIT

PT Wijaya Kencana dan PT Poleko Yubarson Salurkan Pupuk Organik, Dukung Ketahanan Pangan Petani Obi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40 WIT

BARAH dan ASLAD Semprot Harita Group: Janji Pelabuhan Speed Boat Tak Kunjung Terwujud, Massa Siap Turun Besar-Besaran

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:26 WIT

Kepala ULP PLN Saketa Angkat Bicara Soal Beban Listrik dan Masa Depan Infrastruktur Energi

Berita Terbaru