Bentor Kajosa, Inovasi Nol Rupiah APBD untuk Angkut Pasien di Pelosok Halsel

- Penulis Berita

Senin, 5 Mei 2025 - 11:49 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halsel, Nalarsatu.com – Di desa-desa terpencil Kabupaten Halmahera Selatan, pemandangan warga mengangkut pasien menggunakan tandu atau gerobak masih menjadi kenyataan pahit. Ketika ibu hamil hendak melahirkan atau pasien dalam kondisi kritis membutuhkan pertolongan, keterbatasan akses transportasi sering kali menjadi penghambat utama penanganan medis.

Desa seperti Jikohai dan Obi Latu di Kecamatan Obi Barat, atau Desa Indari yang sempat viral karena seorang ibu melahirkan harus diantar pulang dengan gerobak, menjadi potret nyata keterbatasan sistem rujukan di kawasan kepulauan Halsel. Jalan desa yang sempit dan tak terhubung ke desa lain membuat ambulans konvensional tak bisa diandalkan.

Kondisi itu mendorong tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, dan kepala desa mengusulkan pengadaan kendaraan pengangkut pasien yang sederhana dan sesuai medan, seperti bentor becak motor roda tiga. Menanggapi usulan tersebut, Dinas Kesehatan Halsel pun bergerak cepat, meski harus menghadapi kendala klasik: keterbatasan anggaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alih-alih bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Halsel menggagas pendekatan alternatif. “Kami berinisiatif menggandeng lembaga filantropi. Setelah diskusi internal, kami mengusulkan kerja sama dengan Yakesma (Yayasan Kesejahteraan Madani),” ujar dr. Surahmat, Sekretaris Dinas Kesehatan Halsel Senin, (5/5).

Yakesma Maluku Utara menyambut baik inisiatif tersebut. Dana yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp25 juta: Rp10 juta untuk pengiriman bentor dari Gorontalo dan Rp15 juta untuk kendaraan motor bekas serta biaya modifikasi. Penggalangan dana dimulai pada Mei 2024, dan pada Februari 2025, seluruh dana telah terkumpul. Proses pengadaan kendaraan pun segera dilaksanakan.

Kendaraan yang dinamai Kajosa singkatan dari Kendaraan Antar Jemput Orang Sakit akhirnya rampung dan siap digunakan pada akhir Februari. Dinas Kesehatan memutuskan Desa Indari sebagai penerima pertama, mengingat tingginya kebutuhan serta momen pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) tingkat kabupaten yang digelar di sana.

Pada 1 Mei 2025, bertepatan dengan penutupan STQH, Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, secara simbolis menyerahkan Kajosa kepada Kepala Puskesmas Indari. Penyerahan itu disaksikan oleh perwakilan Dinas Kesehatan dan Yakesma.

“Ini bukan sekadar kendaraan, tetapi simbol kolaborasi dan kepedulian. Ke depan, kami berencana menggulirkan program serupa ke desa-desa lain seperti Gonone, Mano, Dowora, dan Talimau. Namun tentu, kerja sama filantropi memerlukan waktu untuk menghimpun dana,” kata dr. Surahmat.

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:00 WIT

Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:21 WIT

BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru