5 Issu Ketenagakerjaan Sektor Industri Pertambangan Jadi Fokus Pengawasan DPRD Halsel

- Penulis Berita

Rabu, 17 September 2025 - 14:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL, Nalarsatu.com – Komisi III DPRD Halmahera Selatan menegaskan lima isu utama ketenagakerjaan di sektor industri pertambangan harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan Disnakertrans. Isu tersebut meliputi: recovery sistem rekrutmen, prioritas tenaga kerja lokal, maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak, peningkatan keterampilan pencari kerja (upgrading skill), serta perlindungan terhadap tenaga kerja lokal.

Sekretaris Fraksi PKB sekaligus Anggota Komisi III, M. Saleh Nijar, menyampaikan hal itu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Rabu (17/9).

Menurut M. Saleh, sistem rekrutmen tenaga kerja di Halsel harus segera direcovery agar berpihak pada masyarakat lokal. Ia menyoroti praktik perusahaan yang lebih banyak mempekerjakan tenaga kerja dari luar daerah, sementara anak-anak Halsel justru terpinggirkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan sekadar isu teknis, tapi soal keadilan sosial. Kalau tenaga kerja lokal terus diabaikan, maka pemerintah daerah sama saja membiarkan rakyatnya menjadi penonton di tanah sendiri,” tegas Saleh.

Selain itu, ia juga menyoroti maraknya kasus PHK sepihak yang merugikan pekerja. Ia mendesak Disnakertrans membangun mekanisme perlindungan yang jelas dan tegas agar hak-hak tenaga kerja yang sudah lama mengabdi tidak diabaikan begitu saja.

Tidak berhenti di situ, M.Saleh menekankan pentingnya peningkatan keterampilan pencari kerja lokal. Menurutnya, Disnakertrans harus aktif menghadirkan pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, hingga program magang industri. “Kita tidak boleh hanya bicara tentang jumlah lapangan kerja, tetapi juga kualitas. Kalau skill tenaga kerja lokal di-upgrade, maka perusahaan tidak punya alasan untuk tidak merekrut mereka,” ujarnya.

Lebih jauh, ia bahkan mendesak Disnakertrans segera menghadirkan Balai Latihan Kerja (BLK) di Halsel. Jika pembangunan BLK masih terkendala, maka kerja sama dengan BLK Ternate menjadi pilihan mendesak agar pencari kerja lokal memiliki standar kompetensi yang lebih kuat.

“Kalau Disnakertrans diam saja, kita khawatir perusahaan akan terus seenaknya. DPRD tidak akan tinggal diam. Kami akan kawal dan pastikan ada keberpihakan nyata terhadap tenaga kerja lokal,” tegasnya. (red/ir)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 208 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:00 WIT

Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:21 WIT

BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru