Aliansi Mei Bergerak Kepung Kantor Wali Kota Ternate, Tuntut Perbaikan Pendidikan hingga Penataan Pasar

- Penulis Berita

Senin, 4 Mei 2026 - 10:44 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate, Nalarsatu.com – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Front Aliansi Mei Bergerak menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Kantor Wali Kota Ternate pada Senin, 4 Mei 2026. Aksi yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional dan Hari Pendidikan Nasional tersebut bertujuan untuk mendesak Pemerintah Kota Ternate agar segera menyelesaikan rentetan permasalahan krusial yang tengah melanda kota. Massa aksi memulai pergerakannya dari Kantor Dinas Perdagangan Kota Ternate sebelum akhirnya memusatkan kekuatan dengan mengepung Kantor Wali Kota Ternate hingga sore hari.

​Gerakan ini didukung oleh gabungan organisasi besar yang terdiri dari Forum Insan Cendikia Maluku Utara, LMND, FMN, PMII, GMKI, GMNI, IMM, PII, hingga KAMMI Kota Ternate. Dalam orasinya, para demonstran menyoroti kondisi pendidikan yang dianggap belum berpihak pada rakyat kecil, sehingga mereka menuntut diwujudkannya pendidikan gratis yang ilmiah dan demokratis. Aliansi ini juga mendesak pemerintah untuk mengembalikan alokasi dana pendidikan sebesar 20 persen sesuai dengan amanat konstitusi serta memperbaiki fasilitas layanan pendidikan yang saat ini dinilai belum layak bagi para pelajar di Kota Ternate.

​Selain sektor pendidikan, masalah kesejahteraan sosial dan penataan pasar menjadi poin utama dalam tuntutan mereka. Massa mendesak agar Pemerintah Kota lebih memprioritaskan akses penjualan bagi para ibu di Pasar Gamalama dan memberikan tempat yang layak bagi pedagang pisang serta pedagang pondak di Pasar Higienis. Ketidakteraturan pasar juga disoroti dengan adanya tuntutan untuk memusatkan satu jenis dagangan di tempat yang sama, pembukaan akses jalan di Pasar Barito, serta desakan untuk menurunkan biaya retribusi yang membebani masyarakat. Di sisi lain, aliansi juga menyuarakan urgensi layanan kesehatan dengan menuntut penambahan ambulans laut di tiga kecamatan terluar serta perlindungan bagi nasib buruh honorer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Koordinator Lapangan, Asrun M. Jen Dosu, menyampaikan kekecewaan yang mendalam atas sikap apatis Pemerintah Kota Ternate. Menurutnya, ketidakhadiran Wali Kota Ternate untuk menemui massa aksi menunjukkan kurangnya itikad baik dalam merespons aspirasi rakyat. Meskipun aksi berlanjut hingga sore hari dengan pengawalan ketat, pihak pemerintah kota tidak kunjung memberikan kejelasan atau kepastian terkait tuntutan-tuntutan tersebut, sehingga massa mengancam akan terus mengawal isu ini hingga ada solusi nyata bagi masyarakat Ternate. (Red/Bisma)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tak boleh Tebang Pilih, Kuasa Hukum Desak Polres Segera Periksa Kades Kawasi Arifin Saroa Selagi Masih di Halsel
Mediasi Sengketa Lahan Halmahera Selatan Harus Transparan, GMNI Malut: Semua Pihak Wajib Hadir
Sengketa Lahan Kembali Muncul di Kawasi, Herman Desak Bapak Raja Arifin Saroa dan Harita Group Kembalikan Lahan Anaknya
Aksi May Day 2026 di Ternate, FPUD Suarakan 14 Tuntutan Rakyat
IPMB Kecam Inspektorat Halmahera Selatan, Diduga “Kong Kali Kong” dalam Audit Dana Desa Busua
Aksi Warga Obi Kembali Menguat, Desak Penyelesaian Sengketa Lahan di Soligi
Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Jogja, Gusti Rian: Polisi Tak Boleh Lambat Melindungi Hak Anak
Pesan Terakhir Kapolda Malut: Layani Masyarakat dengan Hati
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:20 WIT

Tak boleh Tebang Pilih, Kuasa Hukum Desak Polres Segera Periksa Kades Kawasi Arifin Saroa Selagi Masih di Halsel

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:00 WIT

Mediasi Sengketa Lahan Halmahera Selatan Harus Transparan, GMNI Malut: Semua Pihak Wajib Hadir

Selasa, 5 Mei 2026 - 03:51 WIT

Sengketa Lahan Kembali Muncul di Kawasi, Herman Desak Bapak Raja Arifin Saroa dan Harita Group Kembalikan Lahan Anaknya

Senin, 4 Mei 2026 - 10:44 WIT

Aliansi Mei Bergerak Kepung Kantor Wali Kota Ternate, Tuntut Perbaikan Pendidikan hingga Penataan Pasar

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:11 WIT

Aksi May Day 2026 di Ternate, FPUD Suarakan 14 Tuntutan Rakyat

Kamis, 30 April 2026 - 10:25 WIT

Aksi Warga Obi Kembali Menguat, Desak Penyelesaian Sengketa Lahan di Soligi

Rabu, 29 April 2026 - 13:40 WIT

Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Jogja, Gusti Rian: Polisi Tak Boleh Lambat Melindungi Hak Anak

Selasa, 28 April 2026 - 16:34 WIT

Pesan Terakhir Kapolda Malut: Layani Masyarakat dengan Hati

Berita Terbaru