Lapas Halsel Terapkan Sistem Menu 10 Hari Untuk Peningkatan Gizi Warga Binaan

- Penulis Berita

Rabu, 26 Maret 2025 - 15:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat wawancara dengan awak media di Ruang Kalapas Supriyanto (Foto/Wangkep)

Saat wawancara dengan awak media di Ruang Kalapas Supriyanto (Foto/Wangkep)

Halsel, nalarsatu.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Halmahera Selatan mulai menerapkan sistem menu makan 10 hari bagi warga binaan sebagai langkah untuk memastikan keseimbangan gizi dan memberikan variasi makanan yang lebih beragam.

Kepala Lapas Halmahera Selatan, Supriyanto, menjelaskan bahwa sistem ini dirancang agar menu makanan berganti setiap hari selama sepuluh hari berturut-turut sebelum diulang kembali. Dengan demikian, dalam satu bulan, siklus menu hanya mengalami tiga kali pengulangan, sehingga warga binaan tetap mendapatkan variasi konsumsi yang lebih baik.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga binaan memperoleh asupan gizi yang cukup, baik dari segi protein, kalori, maupun nutrisi lainnya. Selain itu, variasi menu juga diharapkan meningkatkan selera makan mereka,” ujar Supriyanto saat ditemui awak media, Rabu (26/3/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa dalam penyajian makanan, pihaknya tetap memperhatikan preferensi warga binaan tanpa mengurangi standar gizi. “Jika ada bahan makanan yang kurang diminati, seperti daging, kami tetap menyediakannya. Namun, kami juga menyiapkan alternatif agar kebutuhan gizi tetap terpenuhi,” jelasnya.

Tak hanya menerapkan sistem menu 10 hari, Lapas Halmahera Selatan juga berupaya mengembangkan ketahanan pangan secara mandiri. Sejumlah komoditas sayuran seperti kangkung, terong, dan sawi mulai dibudidayakan di lingkungan lapas untuk menunjang kebutuhan dapur. Namun, untuk bahan makanan tertentu seperti bumbu dapur dan protein hewani, pihak lapas masih mengandalkan pasokan dari luar karena keterbatasan lahan.

Di sisi lain, aspek kebersihan dan higienitas dapur menjadi perhatian utama dalam penyajian makanan bagi warga binaan. Supriyanto memastikan bahwa dapur Lapas Halmahera Selatan telah memenuhi standar higienis yang layak konsumsi.

“Kami memastikan bahwa seluruh proses pengolahan makanan dilakukan sesuai standar keamanan pangan. Dapur lapas telah mengantongi sertifikasi kelayakan higienis, sehingga makanan yang disajikan tetap sehat dan berkualitas,” ungkapnya.

Dalam keterangannya, Supriyanto juga menyoroti anggaran yang dialokasikan untuk kebutuhan makan warga binaan. Setiap individu mendapatkan anggaran Rp23.000 per hari untuk tiga kali makan, dengan pengolahan makanan dilakukan secara mandiri oleh pihak lapas sesuai dengan Harga Perkiraan Terendah (HPT) . (WP)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:00 WIT

Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:21 WIT

BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru