HALTIM, Nalarsatu.com – Menjelang kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Gibran Rakabuming Raka di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) pada Kamis, 16 Oktober 2025, sejumlah camat dan tokoh masyarakat menyerukan kepada warga agar menjaga kondusivitas daerah dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu liar.
Seruan ini disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap kehadiran Wapres Gibran, sekaligus upaya memperkuat rasa persatuan dan kesatuan masyarakat Haltim dalam menyambut agenda kenegaraan tersebut.
Camat Wasile Timur, Malawat Soar, menegaskan pentingnya kesadaran kolektif warga untuk tidak terpengaruh oleh kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ia meminta masyarakat tetap fokus menjaga keamanan dan ketertiban wilayah selama kunjungan berlangsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di Halmahera Timur agar tidak terpengaruh isu-isu liar yang dapat memecah belah persatuan. Mari kita jaga Haltim tetap aman, damai, dan sejuk,” ujar Malawat Soar kepada Nalarsatu.com, Selasa (15/10).
Ia juga mengajak masyarakat mendukung penuh program strategis pemerintah pusat, khususnya di sektor ketahanan pangan dan peningkatan produktivitas pertanian di wilayah timur Indonesia.
“Mari kita dukung agenda besar pemerintah, terutama dalam penguatan ketahanan pangan dan pertanian di Kecamatan Wasile dan Wasile Timur. Ini untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan bersama,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Wasile, Ridwan Ibrahim, menyampaikan pesan senada. Menurutnya, kehadiran Wapres Gibran harus dimaknai sebagai kesempatan berharga untuk menunjukkan wajah Haltim yang damai, bersatu, dan produktif.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Haltim agar tidak terpancing isu-isu liar. Kunjungan Wapres ini adalah momen penting bagi kita semua untuk menjaga persatuan dan mendukung program ketahanan pangan di kawasan timur,” tandas Ridwan.
Pemerintah dan masyarakat Halmahera Timur kini tengah bersiap menyambut kedatangan Wapres Gibran Rakabuming Raka, yang dijadwalkan melakukan kunjungan kerja di beberapa titik strategis, termasuk wilayah Wasile dan Wasile Timur, dalam rangka meninjau program ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi daerah.











