AGMAK – Malut Desak Kejati Seret Tersangka Baru Kasus BTT Sula dan Periksa Sekda Sula terkait Kasus Proyek Normalisasi Sungai

- Penulis Berita

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate, Nalarsatu.com – Sejumlah Massa aksi mengatasnamakan Aliansi Gerakan Muda Anti Korupsi (AGMAK) – Maluku Utara menggelar Aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, (Selasa, 03 Januari 2026)

Koordinator Aksi AGMAK – Malut, Abdul Asis Basrah, menyampaikan, bahwa kami mendukung penuh penyidik Kejaksaan tinggi Maluku Utara, dalam mengungkap otak atau aktor utama dalam kasus korupsi BTT (Bantuan Tak Terduga) senilai 28 Miliyar, yang sudah menyeret 5 Tersangka.

Koordinator aksi bahkan mengungkap, Kami mendesak JPU dan Hakim Tipikor PN Ternate, agar mendalami fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan, seperti percakapan via WhatsApp antara Tersangka Andi Muhammad Khairul Akbar alias Puang dan Tersangka Lasidi Leko, yang menyebutkan peran bupati sula dalam Kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, kami meminta Kejaksaan Negeri Sula, segera menelusuri peran Kepala Dinas Kesehatan Sula Sdri. Suryati Abdullah, Bila perlu yang bersangkutan juga harus di tetapkan tersangka dalam kasus ini.

Selain Kasus Korupsi BTT, Salah satu Orator, Jualan J. Latif, juga mengungkap Dugaan keterlibatan Sekretaris Daerah Kep. Sula, dalam Kasus Dugaan korupsi alokasi anggaran 36 Paket Proyek Normalisasi Sungai, Tahun anggaran 2023 – 2025,

Jualan mengungkap, Tahun 2023, terdapat 9 Aitem pekerjaan normalisasi sungai dengan total anggaran sebesar Rp.1,6 Miliyar, Tahun 2024, Jumlahnya meningkat menjadi 20 Aitem pekerjaan normalisasi sungai dengan total anggaran Rp.3,9 Miliyar, dan Tahun 2025 menjadi 7 Aitem pekerjaan normalisasi sungai dengan total anggaran Rp. 1,3 Miliyar

Proyek-proyek ini diduga kuat tidak selesai di kerjakan dan di temukan dugaan pemalsuan dokumentasi, foto-foto yang di gunakan untuk laporan progres proyek ternyata di ambil dari kegiatan proyek lain di lokasi berbeda.

Selain itu, Juslan J. Hi Latif, menyampaikan kami meminta penyidik pidsus Kejaksaan tinggi Maluku Utara, segera menyelidiki dan menelusuri Peran dan kapasitas Sdr. Muhlis Soamole selaku Sekda atau Ketua TAPD kepulauan Sula, Dugaan proyek yang di anggarakan berkali-kali atau dari tahun ke tahun tidak mungkin tidak di ketahui sekda selaku ketua TAPD.

Bahkan, dugaan kuat Kasus proyek normalisasi sungai ini terjadi penyalahgunaan wewenang dan praktek nepotisme, karena sebagian besar paket normalisasi sungai di kerjakan oleh adik kandung Kadis PUPR Kepulauan Sula.

Maka dari itu, sebagaimana ketentuan Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Sejumlah pihak-pihak yang kami sebutkan dapat di panggil dan dimintai keterangan oleh Kejaksaan tinggi Malut demi kepastian hukum. (Red/BISMA)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Keadilan Restoratif: Jalan Pemulihan untuk Semua, Bukan Karpet Merah Kelompok Privilege
Masa Kepengurusan BPC Dibekukan, Bakal Calon Ketum BPD HIPMI Malut Dipersoalkan
Memalukan! Wartawan Diduga Diintimidasi Saat Liput Balap Motor di Labuha
Direktur PDAM Halsel Soleman Bobote Raih Indonesia Visionary Leader Award 2026, Dinilai Jadi Figur Penggerak Perubahan
PERMASALAHAN PERENCANAAN DALAM EGO POLITIK
IPMMA Desak APH Usut Dugaan Skandal Proyek Talud Maidi Senilai Rp8,8 Miliar
Peran Sosiologi dalam Memahami Masyarakat Modern dan Analisis Fenomena Sosial
SISTEM SOSIAL DAN SISTEM BUDAYA DALAM MEMAHAMI MASYARAKAT MODEREN
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:00 WIT

Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:21 WIT

BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru