Kursi Pimpinan Tertinggi Iran Kosang, Siapa Pengganti Ali Khamenei?

- Penulis Berita

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teheran, Nalarsatu.com – Pasca pengumuman resmi dari media pemerintah Iran, IRNA, mengenai wafatnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan udara pada Sabtu malam, perhatian dunia kini tertuju pada gedung Majelis Ahli (Assembly of Experts). Pertanyaan besar menyeruak: siapa yang akan memegang tongkat estafet kepemimpinan tertinggi Republik Islam Iran?

Berdasarkan konstitusi Iran, suksesi kepemimpinan tidak terjadi secara otomatis. Saat ini, Iran memasuki masa transisi di bawah kendali dewan sementara yang terdiri dari Presiden Masoud Pezeshkian, Kepala Kehakiman Gholam-Hossein Mohseni-Ejei, dan perwakilan dari Dewan Penjaga.

Meskipun proses pemilihan oleh 88 anggota Majelis Ahli bersifat rahasia, beberapa nama tokoh lokal telah lama menjadi perbincangan hangat di kalangan elit politik Teheran:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Mojtaba Khamenei (56): Putra kedua Ali Khamenei ini dianggap sebagai sosok yang memiliki pengaruh besar di balik layar, terutama dalam koordinasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Meski sering dikaitkan dengan suksesi dinasti, pencalonannya diprediksi akan menghadapi tantangan ideologis terkait prinsip anti-monarki revolusi 1979.

2. Alireza Arafi: Seorang ulama senior yang menjabat sebagai kepala sistem seminari Iran dan anggota Dewan Penjaga. Arafi dipandang sebagai figur “jalan tengah” yang memiliki kredibilitas teologis tinggi dan loyalitas tak tergoyahkan pada sistem Velayat-e Faqih.

3. Gholam-Hossein Mohseni-Ejei: Sebagai Kepala Kehakiman saat ini, ia memiliki dukungan kuat dari faksi garis keras dan aparat keamanan. Pengalamannya di bidang intelijen menjadikannya kandidat yang dianggap mampu menjaga stabilitas nasional di tengah krisis.

4. Hassan Khomeini: Cucu dari pendiri revolusi, Ayatollah Ruhollah Khomeini. Meskipun populer di kalangan reformis, langkahnya diprediksi akan dijegal oleh Dewan Penjaga karena pandangan politiknya yang dianggap terlalu moderat.

Laporan dari kantor berita Fars menyebutkan bahwa Majelis Ahli diperkirakan akan segera menggelar sidang darurat. Namun, analis politik lokal menekankan bahwa keputusan akhir tidak hanya bergantung pada suara ulama, tetapi juga pada “restu” dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

“Stabilitas adalah prioritas utama. Siapa pun yang terpilih harus mampu menyatukan faksi militer dan klerikal (ulama) di tengah tekanan internasional yang meningkat,” tulis salah satu kolom analisis di media Teheran. (Red/Bisma)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tes Kemampuan Akademik di Ponpes Salafi’iyah Al Khairaat Maffa Berjalan Lancar
Arus Mudik Mulai Ramai, Ops Ketupat Kie Raha Amankan Kedatangan KM Sumber Raya 05
Atlet Karate INKAI Halsel Raih Dua Medali di GOKASI Open Karate Championship 2026
AGMAK – Malut Desak Kejati Seret Tersangka Baru Kasus BTT Sula dan Periksa Sekda Sula terkait Kasus Proyek Normalisasi Sungai
Mendidik Anak Melek Ekonomi di Era Konsumerisme
Panen Raya Kelompok Tani Obi, Simbol Kedaulatan Pangan dan Kolaborasi Berkelanjutan
Satu Napas Perubahan: Refleksi 1 Tahun Forum Insan Cendekia
Forum Insan Cendikia (FIC) Sebagai Landasan Kuat Generasi dalam Menentukan Arah Bangsa
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 07:45 WIT

Warga Halsel Keluhkan Pelayanan Tiket KM Satria 99 Expres, Diduga Tidak Transparan

Kamis, 2 April 2026 - 06:24 WIT

Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina, Ketua Umum PB PII: Indonesia Harus Serukan Penolakan

Senin, 30 Maret 2026 - 01:39 WIT

Tes Kemampuan Akademik di Ponpes Salafi’iyah Al Khairaat Maffa Berjalan Lancar

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:56 WIT

Datangi Bupati dan DPRD Halsel Senin Besok, Keluarga Alimusu Mencari Keadilan

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:52 WIT

Alimus Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Penyerobotan Lahan dan Penipuan Dilaporkan ke Polres Halsel

Selasa, 24 Maret 2026 - 09:47 WIT

BKM Masjid Nur Insani Gelar Sholat Idul Fitri 1447 H, Angkat Tema Kemenangan dan Kebaikan

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:56 WIT

Lebaran Beda Tanggal, Warga Moloku Rayakan 20 Maret, Pemerintah dan NU 21 Maret

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:02 WIT

KB PII Halsel Gandeng FIC, Warkop, dan OSIS Se-Bacan Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru

Opini

Post-Truth dan Matinya Nalar Kritis Publik

Kamis, 26 Mar 2026 - 04:27 WIT