Polres Halsel Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Dua Desa

- Penulis Berita

Sabtu, 22 Maret 2025 - 16:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Warganet

Dok. Warganet

Bacan, nalarsatu.com– Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, menyebabkan banjir di sejumlah desa pada Sabtu (22/3/2025). Dua desa yang terdampak paling parah adalah lingkungan Rawabadak di Desa Amasing Kota Utara serta sebagian besar wilayah Desa Amasing Kali.

Polres Halmahera Selatan (Halsel) bergerak cepat menanggapi kondisi darurat ini. Melalui personel dari Satuan Samapta, Lalu Lintas, dan Binmas, polisi langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir.

“Kami fokus pada penyelamatan kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan perempuan, agar mereka bisa berada di tempat yang lebih aman,” ujar Kasat Samapta Polres Halsel, Iptu Jalil Amir, yang memimpin proses evakuasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa kehadiran kepolisian dalam situasi darurat ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

“Kami selalu siap siaga membantu warga dalam kondisi apa pun. Semoga kehadiran kami bisa meringankan beban mereka yang terdampak banjir,” kata Jalil. (WK)

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:00 WIT

Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:21 WIT

BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru