Ternate, Nalarsatu.com – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Inovasi Pendidikan (FIP) Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (Unutara) menggelar dialog publik bertajuk “Pendidikan Kota Ternate: Antara Fakta dan Realitas”, pada Senin, 5 Mei 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Ikbal Assagaf, Kampus Unutara ini menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Dr. Nurlaela Syarif, S.Sos., M.M (Anggota DPRD Kota Ternate), Nurlela H. Syarbin, M.Pd (Perwakilan Dinas Pendidikan Kota Ternate), dan Dr. Fahrul Abdul Muid, M.A. Dialog ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa, dosen, serta sejumlah aktivis pendidikan.
Presiden BEM FIP Unutara, Nasrullah Timula dalam sambutannya menyatakan bahwa dialog ini merupakan ruang reflektif untuk membahas berbagai ketimpangan pendidikan di Kota Ternate.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari ini banyak sekali permasalahan yang terjadi, khususnya dalam sektor pendidikan. Melalui dialog ini, kami ingin membangun diskusi kritis dan mencari solusi bersama untuk masa depan pendidikan di Kota Ternate,” ungkap Nasrullah.
Dekan Fakultas Inovasi Pendidikan Unutara, Mujais Apling, turut memberikan sambutan dan apresiasi atas inisiatif mahasiswa. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, dan pemerintah untuk membenahi persoalan pendidikan yang masih timpang.
“Kami mengapresiasi semangat mahasiswa dalam menyelenggarakan forum-forum seperti ini. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memberikan kontribusi nyata dalam melihat dan menanggulangi ketimpangan pendidikan di Kota Ternate,” ujar Mujais.
Diskusi berjalan interaktif dengan berbagai masukan dari narasumber dan peserta. Fokus pembahasan mencakup akses pendidikan yang belum merata, kualitas tenaga pengajar, serta kebijakan pemerintah daerah yang dianggap belum menyentuh akar persoalan.
Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara mahasiswa dan pemangku kebijakan dalam membangun pendidikan yang lebih adil dan merata di Kota Ternate.(Red/BM)











