“AWAS Kecam Kades Air Mangga: Jurnalis Diancam, Kebebasan Pers di Halsel Dilecehkan”

- Penulis Berita

Kamis, 11 Desember 2025 - 11:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL, Nalarsatu.com – Aliansi Wartawan Saruma (Awas) mengecam keras tindakan Kepala Desa Air Mangga, Fransiskus Salauwe, yang diduga mengancam seorang jurnalis saat menjalankan tugas liputan. Jurnalis tersebut, Semuel Ahasweros Ahiyate, telah melaporkan Fransiskus ke Polres Halmahera Selatan atas dugaan pengancaman melalui panggilan telepon WhatsApp.

Laporan resmi itu diterima dengan Nomor STPL/786/XII/2025/SPKT pada Rabu malam, 10 Desember 2025.

Ketua Awas, Sadam Hadi, menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelecehan terhadap kebebasan pers dan upaya membungkam kerja jurnalistik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini tidak bisa ditoleransi. Ancaman terhadap jurnalis adalah ancaman terhadap publik dan demokrasi. Kami mendesak Polres Halsel segera memproses kasus ini secara hukum,” Ungkap Sadam Kamis (11/12).

Peristiwa bermula ketika Semuel menghubungi Fransiskus pada Rabu (10/12) sekitar pukul 23.00 WIT untuk meminta klarifikasi terkait sebuah unggahan Facebook yang beredar di masyarakat. Semuel menyampaikan bahwa dirinya hanya menjalankan tugas jurnalistik, sesuai kode etik pers.

Namun bukannya memberikan keterangan, Fransiskus justru diduga melontarkan kata-kata kasar dan bernada ancaman. Salah satu kalimat yang dilaporkan adalah:

“Kalau kita dapat, ngan kita kunya ngana.”

Ungkapan tersebut membuat Semuel merasa terancam dan tidak aman, sehingga ia memilih mengambil langkah hukum dengan mendatangi Polres Halsel.

Kasus ini berpotensi dijerat dengan Pasal 368 dan 369 KUHP tentang ancaman, serta Pasal 29 jo. Pasal 45B UU ITE, yang mengatur ancaman kekerasan atau perbuatan menakut-nakuti melalui media elektronik, termasuk panggilan WhatsApp.

Kasat Reskrim Polres Halmahera Selatan, IPTU Rizaldy Pasaribu, membenarkan adanya laporan tersebut saat dikonfirmasi Nalarsatu.com melalui pesan WhatsApp, Kamis (11/12).

“Benar, sudah ada laporan resmi dan akan kami tindaklanjuti sesuai prosedur hukum,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Air Mangga belum memberikan tanggapan resmi atas laporan dugaan ancaman tersebut. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru