Breaking News: Hujan Singkat Picu Banjir, Warga Kampung Makian Keluhkan Drainase Buruk

- Penulis Berita

Jumat, 9 Januari 2026 - 12:06 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok: Nalarsatu.com

Dok: Nalarsatu.com

LABUHA, Nalarsatu.com – Hujan singkat yang mengguyur Wilayah Bacan RT 09, Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Jumat (9/1/2026) malam, kembali memicu banjir yang meluap hingga ke badan jalan dan masuk ke halaman rumah warga.

Pantauan Nalarsatu.com, air meluap sekitar pukul 19.39 WIT, hanya beberapa menit setelah hujan turun. Luapan air diduga kuat disebabkan oleh kondisi selokan yang tidak berfungsi optimal, sehingga tidak mampu menampung debit air hujan.

Salah satu warga RT 09, Alif, mengeluhkan kondisi tersebut yang menurutnya sudah berulang kali terjadi setiap kali hujan turun, meskipun dengan durasi singkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap hujan pasti banjir. Air langsung naik ke badan jalan dan masuk ke halaman rumah. Ini baru hujan beberapa menit, coba kalau hujan berjam-jam, bisa tenggelam rumah-rumah,” ungkap Alif Jumat (9/1)

Ia meminta Pemerintah Daerah Halmahera Selatan agar lebih serius meninjau kondisi drainase di wilayah tersebut. Menurutnya, persoalan selokan yang tersumbat dan tidak terawat sudah berlangsung lama, namun belum mendapat penanganan yang maksimal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah desa maupun instansi teknis terkait mengenai langkah penanganan banjir yang kerap melanda kawasan Kampung Makian RT 09 tersebut.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 114 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru