Rapimpurda 27 Januari, KNPI Halsel Mulai Buka Jalan Menuju Musda

- Penulis Berita

Senin, 12 Januari 2026 - 14:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA, Nalarsatu.com – Dinamika menuju Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kabupaten Halmahera Selatan resmi memasuki babak baru. Karateker Ketua DPD KNPI Halsel, Akbar Ahad memastikan seluruh tahapan awal akan dimulai melalui Rapat Pimpinan Daerah (Rapimpurda) yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Januari 2026.

Pernyataan itu disampaikan Akbar dalam rapat persiapan yang melibatkan panitia dan unsur pimpinan KNPI, sebagai langkah awal mengonsolidasikan organisasi menuju Musda.

“Rapimpurda menjadi forum penentu. Di situ kita akan menetapkan seluruh agenda strategis Musda, termasuk jadwal dan mekanisme pendaftaran bakal calon Ketua KNPI,” ujar Akbar Senin (12/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, setelah Rapimpurda digelar, tahapan akan langsung dilanjutkan dengan pembukaan pendaftaran bakal calon Ketua KNPI pada 28-31 Januari 2026, yang akan berlangsung selama dua hari.

“Pendaftaran ini kita buka sebagai ruang yang terbuka dan demokratis bagi seluruh kader dan organisasi kepemudaan. Semua yang merasa terpanggil untuk memimpin KNPI diberi kesempatan yang sama,” tegasnya.

Tak hanya itu, Akbar menyebutkan bahwa momentum pembukaan pendaftaran juga akan dirangkai dengan dialog kepemudaan, agar publik dan pemuda dapat menilai langsung kapasitas serta visi para bakal calon.

“Kita ingin proses ini bukan sekadar administratif, tetapi menjadi ruang adu gagasan. Pemuda Halmahera Selatan harus tahu siapa dan seperti apa calon pemimpinnya ke depan,” katanya.

Akbar juga memastikan bahwa Musda KNPI Halmahera Selatan akan dibuka pada 2 Februari 2026 dan berlangsung hingga seluruh agenda, termasuk pemilihan Ketua KNPI periode berikutnya, selesai dilaksanakan.

Sementara itu, Sekretaris KNPI Halmahera Selatan, Sefnat Tagaku, menegaskan bahwa seluruh jajaran pengurus dan panitia tengah bekerja maksimal untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana.

“Kami memaksimalkan seluruh persiapan Musda ini dengan niat baik, agar KNPI benar-benar melahirkan pemimpin pemuda Halmahera Selatan yang bertanggung jawab dan berpihak pada kepentingan generasi muda,” ujar Sefnat Saat rapat Panitia Senin (12/1).

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Musda KNPI, Adenyong, menyatakan kesiapan penuh panitia untuk mengawal seluruh proses hingga tuntas.

“Mulai besok selasa kami sudah harus bekerja menyiapkan seluruh administrasi dan kebutuhan teknis menuju Musda. Panitia sudah diberi kepercayaan, maka kami akan bekerja maksimal agar seluruh rangkaian Musda dapat berjalan lancar, tertib, dan sukses,” tegas Adenyong Senin (12/1).

Sefnat juga menambahkan bahwa Musda kali ini menjadi momentum penting untuk mengembalikan KNPI sebagai rumah besar pemuda yang mampu menjawab tantangan sosial, ekonomi, dan pembangunan daerah.
Akbar pun menegaskan bahwa Musda bukan sekadar kontestasi jabatan, melainkan proses konsolidasi arah gerakan pemuda.

“KNPI harus menjadi ruang konsolidasi pemuda yang sehat, bukan arena perebutan kekuasaan. Dari Musda ini kita ingin lahir kepemimpinan yang mampu menjawab persoalan riil pemuda dan daerah,” pungkasnya.

(Nalarsatu.com)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kuasa Hukum Bambang Joisangadji Kritik Kinerja Pemkab Halsel: Bupati Dan Wakil Bupati Dinilai tidak Mampu Tuntaskan Sengketa lahan di Desa Soligi
Praktisi Hukum Maluku Utara Soroti Dugaan Intimidasi Presiden BEM UNUTARA terhadap Wartawan Nalarsatu.com
Ketua GPM Tantang Polres Halsel: Berani Tetapkan Kades Kawasi Tersangka Tanpa Intervensi?
Puluhan Tahun Belum Nikmati PLN, Warga Sawat Curhat ke Muksin Amrin Saat Reses
Kader Forum Insan Cendikia Diduga Diintimidasi oleh Presiden BEM Unutara
Kuasa Hukum Bambang Joisangadji, S.H. Desak Polres Halsel Segera Gelar Perkara Dugaan Perusakan 400 Pohon Cengkeh Warga Soligi
Kuasa Hukum Desak Polsek Obi Segera Sita Barang Bukti Kasus Dugaan Penipuan Mobil Rp51 Juta
IPMMA Desak APH Usut Dugaan Skandal Proyek Talud Maidi Senilai Rp8,8 Miliar
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:22 WIT

Kuasa Hukum Bambang Joisangadji Kritik Kinerja Pemkab Halsel: Bupati Dan Wakil Bupati Dinilai tidak Mampu Tuntaskan Sengketa lahan di Desa Soligi

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:48 WIT

Praktisi Hukum Maluku Utara Soroti Dugaan Intimidasi Presiden BEM UNUTARA terhadap Wartawan Nalarsatu.com

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:19 WIT

Ketua GPM Tantang Polres Halsel: Berani Tetapkan Kades Kawasi Tersangka Tanpa Intervensi?

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:32 WIT

Kader Forum Insan Cendikia Diduga Diintimidasi oleh Presiden BEM Unutara

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:33 WIT

Kuasa Hukum Bambang Joisangadji, S.H. Desak Polres Halsel Segera Gelar Perkara Dugaan Perusakan 400 Pohon Cengkeh Warga Soligi

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:20 WIT

Kuasa Hukum Desak Polsek Obi Segera Sita Barang Bukti Kasus Dugaan Penipuan Mobil Rp51 Juta

Senin, 11 Mei 2026 - 10:43 WIT

IPMMA Desak APH Usut Dugaan Skandal Proyek Talud Maidi Senilai Rp8,8 Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 10:32 WIT

Koalisi Lingkar Tambang Warning Polres Halsel: Usut Tuntas Dugaan Perusakan 400 Pohon Cengkeh Milik Alimusu

Berita Terbaru