Nurfani Ici Pimpin GMNI Ternate, Cetak Sejarah Ketua Perempuan Pertama

- Penulis Berita

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, Nalarsatu.com-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Ternate resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah GMNI Ternate, posisi ketua cabang diemban oleh seorang perempuan. Nurfani Ici terpilih sebagai Ketua DPC GMNI Kota Ternate periode 2026-2028, menandai langkah progresif organisasi dalam mendorong kesetaraan dan regenerasi kepemimpinan.

Nurfani terpilih melalui Konferensi Cabang (Konfercab) ke-V GMNI Kota Ternate yang digelar pada Sabtu (8/2/2026). Konferensi berlangsung di Caffe Muzaik, Kelurahan Kalumata, Ternate Selatan, dan dilanjutkan dengan sidang-sidang pleno di Gedung Asrama Haleteng. Dalam forum yang sama, M. Ihlas J. Hi. Latif dipercaya mendampingi Nurfani sebagai Sekretaris Cabang.

Konfercab ke-V mengusung tema “Merevitalisasi GMNI serta Membentuk Pemimpin yang Memiliki Rasa Nasionalisme”. Tema ini menjadi refleksi atas situasi kebangsaan yang kian diwarnai polarisasi dan fragmentasi sosial. GMNI menegaskan kembali peran mahasiswa sebagai kekuatan ideologis yang menjaga persatuan, memperkuat nasionalisme, serta mendorong gerakan progresif berbasis kerakyatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pidato perdananya, Nurfani menegaskan komitmen GMNI Ternate untuk tetap berada di garis ideologi Marhaenisme. Ia menekankan bahwa organisasi tidak boleh terjebak pada romantisme sejarah semata, tetapi harus mampu menjawab tantangan sosial di tengah arus globalisasi.

“GMNI harus hadir nyata di tengah mahasiswa dan masyarakat. Marhaenisme tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus hidup dalam kerja-kerja sosial yang membela rakyat kecil,” tegas Nurfani.

Di bawah payung kepemimpinan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI yang diketuai Soejahri Somar, Nurfani menyatakan akan mengonsolidasikan seluruh kekuatan GMNI Ternate dari wilayah selatan hingga utara kota Ternate.

“Bendera merah berlambang kepala banteng harus hadir di sudut-sudut kampus, di jalanan, dan di ruang-ruang tempat mahasiswa serta masyarakat berjuang,” ujarnya.

Senada dengan itu, Sekretaris terpilih M. Ihlas J. Hi. Latif yang akrab disapa Zail menekankan pentingnya penguatan basis kampus sebagai fondasi utama gerakan. Menurutnya, gerakan mahasiswa yang kehilangan basis intelektual akan mudah kehilangan arah perjuangan.

“Amanah yang diberikan komisariat akan kami jawab dengan kembali menjadikan kampus sebagai ruang kaderisasi, penguatan ideologi, dan pengembangan gagasan progresif. Setiap gerakan sosial dan politik harus lahir dari analisis yang matang dan keberpihakan pada rakyat,” jelas Ihlas.

Konfercab ke-V ini dihadiri oleh kader GMNI dari berbagai komisariat, alumni, serta unsur organisasi lainnya. Selain menjadi forum regenerasi kepemimpinan, Konfercab juga menjadi ruang konsolidasi ideologi dan perumusan strategi menghadapi dinamika sosial-politik yang semakin kompleks.

Sidang Konfercab dipandu oleh Steering Committee (SC) yang terdiri dari Mursal Hamir, Arba Sahlan, dan Mansur Abisan. Selanjutnya, pimpinan sidang tetap diketuai oleh Aldya Rafila, dengan Rafdal La Salu sebagai wakil ketua dan Mursid Tamrin sebagai sekretaris.

Terpisah, Ketua Cabang GMNI Ternate demisioner, Mursal Hamir, menyampaikan ucapan selamat kepada kepengurusan baru. Ia mengingatkan seluruh kader agar tetap teguh pada garis perjuangan ideologis dan tidak terjebak pada kepentingan sesaat yang dapat merusak persatuan organisasi.

“GMNI harus berdiri sebagai kekuatan moral dan ideologis. Jangan mudah terprovokasi dan jangan mengorbankan nilai perjuangan demi kepentingan jangka pendek,” tegas Mursal.

Ia juga menyinggung arah perjuangan nasional GMNI di bawah kepemimpinan DPP GMNI dengan tagline “Menyulam Persatuan”. Menurutnya, semangat tersebut menegaskan posisi GMNI bukan sekadar organisasi mahasiswa, melainkan kekuatan yang menjaga persatuan bangsa di tengah ancaman disintegrasi.

Dengan kepengurusan baru ini, GMNI Kota Ternate diharapkan semakin solid, progresif, dan konsisten mengawal ideologi Marhaenisme serta memperkuat peran mahasiswa dalam memperjuangkan keadilan sosial dan persatuan nasional. (Red/Bisma)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kuasa Hukum Bambang Joisangadji Kritik Kinerja Pemkab Halsel: Bupati Dan Wakil Bupati Dinilai tidak Mampu Tuntaskan Sengketa lahan di Desa Soligi
Praktisi Hukum Maluku Utara Soroti Dugaan Intimidasi Presiden BEM UNUTARA terhadap Wartawan Nalarsatu.com
Ketua GPM Tantang Polres Halsel: Berani Tetapkan Kades Kawasi Tersangka Tanpa Intervensi?
Puluhan Tahun Belum Nikmati PLN, Warga Sawat Curhat ke Muksin Amrin Saat Reses
Kader Forum Insan Cendikia Diduga Diintimidasi oleh Presiden BEM Unutara
Kuasa Hukum Bambang Joisangadji, S.H. Desak Polres Halsel Segera Gelar Perkara Dugaan Perusakan 400 Pohon Cengkeh Warga Soligi
Kuasa Hukum Desak Polsek Obi Segera Sita Barang Bukti Kasus Dugaan Penipuan Mobil Rp51 Juta
IPMMA Desak APH Usut Dugaan Skandal Proyek Talud Maidi Senilai Rp8,8 Miliar
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:22 WIT

Kuasa Hukum Bambang Joisangadji Kritik Kinerja Pemkab Halsel: Bupati Dan Wakil Bupati Dinilai tidak Mampu Tuntaskan Sengketa lahan di Desa Soligi

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:48 WIT

Praktisi Hukum Maluku Utara Soroti Dugaan Intimidasi Presiden BEM UNUTARA terhadap Wartawan Nalarsatu.com

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:19 WIT

Ketua GPM Tantang Polres Halsel: Berani Tetapkan Kades Kawasi Tersangka Tanpa Intervensi?

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:32 WIT

Kader Forum Insan Cendikia Diduga Diintimidasi oleh Presiden BEM Unutara

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:33 WIT

Kuasa Hukum Bambang Joisangadji, S.H. Desak Polres Halsel Segera Gelar Perkara Dugaan Perusakan 400 Pohon Cengkeh Warga Soligi

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:20 WIT

Kuasa Hukum Desak Polsek Obi Segera Sita Barang Bukti Kasus Dugaan Penipuan Mobil Rp51 Juta

Senin, 11 Mei 2026 - 10:43 WIT

IPMMA Desak APH Usut Dugaan Skandal Proyek Talud Maidi Senilai Rp8,8 Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 10:32 WIT

Koalisi Lingkar Tambang Warning Polres Halsel: Usut Tuntas Dugaan Perusakan 400 Pohon Cengkeh Milik Alimusu

Berita Terbaru