Temuan BPK Soal Hibah Kesbangpol Rp5,2 Miliar Masuk Meja Kejari Halsel

- Penulis Berita

Senin, 23 Februari 2026 - 11:34 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA, Nalarsatu.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Selatan memastikan akan menindaklanjuti temuan belanja hibah pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) tahun anggaran 2024 senilai Rp5,2 miliar. Pemeriksaan terhadap mantan pejabat terkait disebut akan dilakukan dalam waktu dekat.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Halmahera Selatan, Ardhan Rizan Prawira, mengatakan laporan terkait temuan tersebut telah diterima dan akan ditelaah bersama tim.

“Yang jelas laporan sudah masuk. Pasti kami telaah dan bahas bersama tim,” ujar Ardhan melalui pesan WhatsApp, Sabtu (21/02/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, Ardhan mengaku belum dapat memberikan keterangan lebih jauh karena masih harus berkoordinasi dengan pimpinan. Ia juga menyebut keterbatasan personel menjadi salah satu kendala dalam penanganan perkara.

“Saya masih di Ternate menyelesaikan tunggakan perkara satu per satu karena keterbatasan personel,” katanya.

Diketahui, temuan tersebut merujuk pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara Nomor: 19.B/LHP/XIX.TER/05/2025 tertanggal 26 Mei 2025. Dalam laporan itu disebutkan realisasi belanja hibah Kesbangpol tahun 2024 sebesar Rp5.257.563.110.

BPK mencatat sejumlah permasalahan dalam pengelolaan dana hibah tersebut, antara lain daftar penerima hibah tidak dimuat dalam penjabaran APBD dan APBD Perubahan (APBD-P), pemberian hibah tidak berdasarkan keputusan kepala daerah tentang penetapan daftar penerima, serta belanja hibah yang tidak didukung Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

Selain itu, ditemukan pula permohonan hibah yang tidak dilengkapi proposal serta adanya penerima hibah yang belum menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana.

Pada tahun anggaran tersebut, Kesbangpol Halmahera Selatan masih dipimpin oleh Kepala Badan Ramon Rumonin dan Kepala Bidang Politik Dalam Negeri (Poldagri) Ifan Umakamea.

Menanggapi perkembangan itu, praktisi hukum Dini Andriani Muhammad mendesak agar Kejari segera memanggil dan memeriksa pihak-pihak yang bertanggung jawab guna memberikan kepastian hukum kepada publik.

“Kami berharap laporan yang sudah dikantongi Kejari segera diproses agar publik mengetahui titik terang persoalan ini,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari mantan pejabat Kesbangpol yang disebut dalam laporan tersebut. Nalarsatu.com akan terus memantau perkembangan penanganan kasus ini. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Halsel Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi, Kasi Humas: Semua Laporan Akan Diproses Secara Objektif
BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan
Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum
Dugaan Pengeroyokan oleh Tiga Oknum Polisi, Warga Halsel Alami Luka-Luka
Jaringan Internet Obi Kerap Mati-Hidup, Asosiasi Dump Truck Ancam Gelar Mosi Tidak Percaya kepada Pemprov dan Pemda
Pemuda Merah Putih Minta Polisi Terapkan Pasal Berlapis dalam Kasus Dugaan Pelecehan di Kafe Bungalow 2
KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir
DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:40 WIT

Polres Halsel Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi, Kasi Humas: Semua Laporan Akan Diproses Secara Objektif

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:55 WIT

BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:13 WIT

Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:02 WIT

Dugaan Pengeroyokan oleh Tiga Oknum Polisi, Warga Halsel Alami Luka-Luka

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:29 WIT

Jaringan Internet Obi Kerap Mati-Hidup, Asosiasi Dump Truck Ancam Gelar Mosi Tidak Percaya kepada Pemprov dan Pemda

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:53 WIT

KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:58 WIT

DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:49 WIT

Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat

Berita Terbaru