Herman Maran Minta Bapa Raja Arifin Saroa Tak Tinggalkan Daerah Sebelum Pertemuan Penyelesaian Lahan dengan Pihak Harita Group

- Penulis Berita

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Selatan, Nalarsatu.com – Polemik sengketa lahan di wilayah Kawasi Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, kembali menjadi perhatian publik setelah tokoh masyarakat Herman Maran meminta Kepala Desa Kawasi, Arifin Saroa, untuk tidak meninggalkan daerah sebelum dilakukan pertemuan penyelesaian bersama pihak Harita Group.

Herman menegaskan, pertemuan tersebut penting guna memperjelas persoalan lahan  milik anaknya yang menurutnya hingga kini belum mendapatkan kepastian.

“Kalau bisa sebelum Kades ke luar daerah, sempatkan waktu untuk ketemu dulu. Kita duduk bersama dengan pihak Harita Group supaya semua jelas,” ujarnya Kamis (7/5)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia meminta pihak perusahaan maupun Arifin Saroa segera memberikan klarifikasi terbuka terkait status lahan yang dipersoalkan agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah masyarakat.

“Saya minta lahan anak saya juga segera diklarifikasi secara terbuka oleh pihak perusahaan dan Arifin Saroa supaya tahu persoalan sebenarnya,” tegas Herman.

Dalam pernyataannya, Herman juga mengingatkan agar persoalan tersebut segera diselesaikan secara baik-baik sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih panjang.

“Saya ingatkan, kalau memang sudah terima uang, ya selesaikan baik-baik dengan pihak Harita Group atau kembalikan. Saya tidak mau masalah ini jadi panjang,” katanya.

Ia juga mengaku keberatan apabila lahan yang menurutnya berada di Desa Kawasi sekitar Kilometer 4 Sungai Akelamo justru dialihkan atau diganti ke lokasi lain yang dinilai belum jelas statusnya.

“Saya tidak mau lahan anak saya di Kilometer 4 lalu mau diganti ke Kilometer 7. Kalau nanti di Kilometer 7 juga bermasalah bagaimana? Jadi saya tidak mau,” ujarnya.

Menurut Herman, penyelesaian secara terbuka sangat penting agar tidak muncul saling klaim maupun dugaan yang dapat memicu konflik sosial di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Harita Group maupun Kepala Desa Kawasi, Arifin Saroa, belum memberikan tanggapan resmi. Wartawan Nalarsatu.com telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait, namun belum memperoleh jawaban. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

“Diduga Ada Mafia Tanah di Lingkar Harita Group”: Irwan Abubakar Sebut Korban Tak Hanya Alimusu dan Alwani
Kepala BPN Halsel: Jangan Datang Klaim Tanah, Kalau Tak Pernah Rawat dan Kelola
Tak boleh Tebang Pilih, Kuasa Hukum Desak Polres Segera Periksa Kades Kawasi Arifin Saroa Selagi Masih di Halsel
Mediasi Sengketa Lahan Halmahera Selatan Harus Transparan, GMNI Malut: Semua Pihak Wajib Hadir
Sengketa Lahan Kembali Muncul di Kawasi, Herman Desak Bapak Raja Arifin Saroa dan Harita Group Kembalikan Lahan Anaknya
Aliansi Mei Bergerak Kepung Kantor Wali Kota Ternate, Tuntut Perbaikan Pendidikan hingga Penataan Pasar
Aksi May Day 2026 di Ternate, FPUD Suarakan 14 Tuntutan Rakyat
IPMB Kecam Inspektorat Halmahera Selatan, Diduga “Kong Kali Kong” dalam Audit Dana Desa Busua
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:30 WIT

Herman Maran Minta Bapa Raja Arifin Saroa Tak Tinggalkan Daerah Sebelum Pertemuan Penyelesaian Lahan dengan Pihak Harita Group

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:55 WIT

“Diduga Ada Mafia Tanah di Lingkar Harita Group”: Irwan Abubakar Sebut Korban Tak Hanya Alimusu dan Alwani

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:27 WIT

Kepala BPN Halsel: Jangan Datang Klaim Tanah, Kalau Tak Pernah Rawat dan Kelola

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:20 WIT

Tak boleh Tebang Pilih, Kuasa Hukum Desak Polres Segera Periksa Kades Kawasi Arifin Saroa Selagi Masih di Halsel

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:00 WIT

Mediasi Sengketa Lahan Halmahera Selatan Harus Transparan, GMNI Malut: Semua Pihak Wajib Hadir

Senin, 4 Mei 2026 - 10:44 WIT

Aliansi Mei Bergerak Kepung Kantor Wali Kota Ternate, Tuntut Perbaikan Pendidikan hingga Penataan Pasar

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:11 WIT

Aksi May Day 2026 di Ternate, FPUD Suarakan 14 Tuntutan Rakyat

Kamis, 30 April 2026 - 17:44 WIT

IPMB Kecam Inspektorat Halmahera Selatan, Diduga “Kong Kali Kong” dalam Audit Dana Desa Busua

Berita Terbaru