Banjir Rendam Tujuh Rumah di Desa Nurjihat, Warga Mulai Bersihkan Material p

- Penulis Berita

Senin, 7 Juli 2025 - 15:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Selatan, Nalarsatu.comHujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan sejak dini hari, menyebabkan banjir merendam tujuh rumah warga di Desa Nurjihat, Sabtu (7/7). Air mulai naik sekitar pukul 06.00 WIT, setelah hujan tanpa henti sejak pukul 04.00 dini hari.

Kepala Desa Nurjihat, Ilham Abdullah, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut luapan air datang secara tiba-tiba, membawa serta material kayu, lumpur, dan rumpun ilalang yang menyumbat jalur air di sekitar pemukiman warga.

Air naik cukup cepat, sebagian rumah warga sempat dimasuki lumpur dan air setinggi betis. Tapi sekarang sekitar pukul 11.00 WIT sudah mulai surut,” ujar Ilham kepada Nalarsatu.com, Senin pagi (7/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sejumlah barang rumah tangga milik warga dilaporkan basah dan sebagian rusak.

Pasca surut, pemerintah desa bersama warga langsung turun membersihkan sisa-sisa material banjir, termasuk batang kayu dan semak yang terbawa arus dan menumpuk di jalur menuju pantai.

Kami fokuskan pembersihan rumah-rumah terdampak dan aliran air menuju pantai. Warga saling bantu. Ini kami jadikan pelajaran untuk antisipasi ke depan, terutama soal saluran air dan drainase yang tersumbat,” kata Abdullah.

Hingga siang ini, aktivitas warga mulai kembali normal. Namun pemerintah desa masih melakukan pendataan untuk memastikan skala kerusakan dan kebutuhan bantuan yang diperlukan. Pihak desa juga mengimbau warga agar tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. (Red/Ir)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin
Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:01 WIT

Aktivitas Galian C PT Pentangon Terang Asli di Obi Disorot, Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:13 WIT

FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru