“‘Cuma Orang Gila yang Percaya’: Warga Soligi Bersaksi Lahan Milik Alimusu Sejak 1997, 2025 Arifin Saroa Datang dan Jual

- Penulis Berita

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:49 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pulau Obi, Nalarsatu.com – Ketegangan sengketa lahan kembali mencuat di wilayah Soligi. Salah satu warga, La Alwani La Bongara, menyampaikan kesaksiannya terkait lahan seluas kurang lebih 6,5 hektare yang ditanami sekitar 400 pohon cengkeh.

Menurut Alwani, lahan tersebut dari dulu memang dikelola oleh tetangganya, Alimusu. Ia bilang, sejak berkebun dari tahun 1997 sampai 2025, dia cuma lia Alimusu saja yang aktif kerja kebun di situ.

“Dari dulu saya berkebun di situ, cuma Alimusu yang saya lia urus kebun. Tapi masuk 2025, Arifin Saroa datang suru perusahaan gusur itu lahan. Padahal bukan cuma 6,5 hektare itu, saya pe lahan juga ada setengah hektare lebih yang dia suru perusahan gusur,” ujar Alwani Selasa (17/3)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai klaim atas lahan tersebut tidak masuk akal. Menurutnya, tiba-tiba datang mengaku lalu ambil dan jual secara diam diam, itu hal yang bikin warga heran.

“Ini tara masuk akal. Orang tanam kapan, urus kebun kapan, tiba-tiba ada yang datang bilang itu dia pe, terus jual. Itu bagaimana?” tegasnya.

Alwani juga bilang, warga sempat melakukan aksi palang jalan sebagai bentuk protes terhadap aktivitas pembangunan bandara di wilayah tersebut. Aksi itu berlangsung kurang lebih satu bulan.

“Kita terpaksa keras begitu, kalau tidak pasti torang pe lahan tara dibayar. Torang cuma minta keadilan saja makanya dong bayar 1,2 Milyar,” katanya.

Lebih lanjut, Alwani menjelaskan bahwa lahan tersebut sudah dikelola Alimusu sejak tahun 1997. Ia menyebut, lahan itu dibeli dari Rafel, yang merupakan orang tua dari Kepala Desa Kawasi, Arifin Saroa.

“Dari tahun 1997 itu Alimusu so berkebun di situ. Dia yang buka lahan, tanam cengkeh sampai ada hasil. Itu lahan juga dia beli dari Rafel, orang tua kades. Satu kampung Soligi semua so tau itu,” ungkapnya.

Menurutnya, persoalan baru muncul saat ada rencana pembangunan bandara.

“Baru ada rencana bangun bandara, baru masalah muncul. Torang duga ada yang manfaatkan kondisi Alimusu yang serba kekurangan,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Desa Kawasi maupun perusahaan belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan yang disampaikan warga. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga Halsel Keluhkan Pelayanan Tiket KM Satria 99 Expres, Diduga Tidak Transparan
Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina, Ketua Umum PB PII: Indonesia Harus Serukan Penolakan
Tes Kemampuan Akademik di Ponpes Salafi’iyah Al Khairaat Maffa Berjalan Lancar
Datangi Bupati dan DPRD Halsel Senin Besok, Keluarga Alimusu Mencari Keadilan
Alimusu Polisikan PT TBP (Harita Group) dan Kades Kawasi, Barah–GMNI Turun Gunung Kawal Dugaan Mafia Lahan
Alimus Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Penyerobotan Lahan dan Penipuan Dilaporkan ke Polres Halsel
BKM Masjid Nur Insani Gelar Sholat Idul Fitri 1447 H, Angkat Tema Kemenangan dan Kebaikan
Lebaran Beda Tanggal, Warga Moloku Rayakan 20 Maret, Pemerintah dan NU 21 Maret
Berita ini 135 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 07:45 WIT

Warga Halsel Keluhkan Pelayanan Tiket KM Satria 99 Expres, Diduga Tidak Transparan

Kamis, 2 April 2026 - 06:24 WIT

Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Tahanan Palestina, Ketua Umum PB PII: Indonesia Harus Serukan Penolakan

Senin, 30 Maret 2026 - 01:39 WIT

Tes Kemampuan Akademik di Ponpes Salafi’iyah Al Khairaat Maffa Berjalan Lancar

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:56 WIT

Datangi Bupati dan DPRD Halsel Senin Besok, Keluarga Alimusu Mencari Keadilan

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:52 WIT

Alimus Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Penyerobotan Lahan dan Penipuan Dilaporkan ke Polres Halsel

Selasa, 24 Maret 2026 - 09:47 WIT

BKM Masjid Nur Insani Gelar Sholat Idul Fitri 1447 H, Angkat Tema Kemenangan dan Kebaikan

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:56 WIT

Lebaran Beda Tanggal, Warga Moloku Rayakan 20 Maret, Pemerintah dan NU 21 Maret

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:02 WIT

KB PII Halsel Gandeng FIC, Warkop, dan OSIS Se-Bacan Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru

Opini

Post-Truth dan Matinya Nalar Kritis Publik

Kamis, 26 Mar 2026 - 04:27 WIT