RDP DPRD Halsel: Kades Soligi Tegaskan Lahan Alimusu Masuk Wilayahnya, 7 Fraksi Desak Pembentukan Tim Sengketa

- Penulis Berita

Sabtu, 4 April 2026 - 08:41 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halsel, Nalarsatu.com – Polemik sengketa lahan di area pembangunan bandara kembali mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Halmahera Selatan.

Dalam forum tersebut, Kepala Desa Soligi, Madaisi La Siriali, menegaskan bahwa lahan milik Alimusu La Damili seluas sekitar 6,5 hektare secara administratif berada dalam wilayah Desa Soligi, bukan Desa Kawasi.

“Secara wilayah itu masuk Soligi karena letaknya dekat dengan Desa Soligi. Dalam proses pembangunan bandara, seluruh pengurusan administrasi juga dilakukan melalui Desa Soligi, bukan Kawasi,” jelas Madaisi dalam RDP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan ini dinilai krusial di tengah polemik yang berkembang, khususnya terkait keabsahan proses penjualan lahan yang sebelumnya diduga melibatkan pihak dari Desa Kawasi.

Menurut Madaisi, kejelasan batas wilayah dan administrasi harus menjadi acuan utama dalam setiap proses pengadaan lahan guna mencegah konflik.

“Kalau administrasi jelas dari awal di Soligi, maka semua proses harus melalui Soligi. Ini yang harus diluruskan supaya tidak terjadi tumpang tindih,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPRD Halmahera Selatan dari Fraksi Hanura, Yulianto Toliaw, menyoroti adanya pembayaran sebesar Rp300 juta yang disebut sebagai tali asih atau “uang terima kasih”.

Ia menilai, pemberian tersebut justru menjadi indikasi bahwa pihak perusahaan mengakui kepemilikan lahan oleh Alimusu.

“Kalau ada transaksi uang Rp300 juta yang disebut sebagai tali asih atau uang terima kasih, itu berarti secara tidak langsung pihak Harita mengakui bahwa lahan tersebut adalah milik Alimusu,” tegas Yulianto.

Menurutnya, istilah tali asih tidak bisa dilepaskan dari konteks kepemilikan, terlebih jika diberikan kepada pihak yang sejak awal mengklaim sebagai pemilik sah lahan.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Halmahera Selatan, Hi. Munawir Bahar, menegaskan bahwa seluruh fraksi di DPRD memiliki sikap yang sama dalam menyikapi persoalan ini.

“Sebanyak tujuh fraksi di DPRD Halmahera Selatan mempertegas dan meminta kepada Pemerintah Daerah agar segera membentuk tim penyelesaian sengketa lahan ini,” ungkap Munawir.

Ia menilai pembentukan tim tersebut penting agar penyelesaian sengketa dapat dilakukan secara terstruktur, transparan, dan melibatkan semua pihak terkait.

RDP ini sekaligus menjadi dorongan kuat bagi DPRD dan Pemerintah Daerah untuk segera mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan sengketa yang melibatkan pemerintah desa, perusahaan, serta masyarakat pemilik lahan.

Dengan adanya penegasan status wilayah, pandangan DPRD, serta dorongan kolektif dari seluruh fraksi, diharapkan penyelesaian sengketa dapat berjalan lebih objektif dan mengacu pada fakta administratif yang jelas. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab
Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga
Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”
Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa
FAKI Desak KPK Usut Empat Proyek Jembatan Rp15,5 Miliar di Haltim, Minta Eks Kadis PUPR Diperiksa
LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal
BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI
PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade
Berita ini 133 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:00 WIT

Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:21 WIT

BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru