PERMASALAHAN PERENCANAAN DALAM EGO POLITIK

- Penulis Berita

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : MABUD HATIM -Anggota Forum Insan Cendikia (FIC) Sektor Unutara

PERMASALAHAN perencanaan adalah konflik antar individu maupun kelompok dalam masyarakat terkait dengan pembangunan, konflik perencanaan sering kali terjadi karena pembangunan yang tidak merata dan pengembangan Wilayah tidak sesuai dengan perencanaan yang suda ada. Biasanya perencanaan suda di susun dalam bentuk dokumen RTRW dan RPJMD akan tetapi pelaksaan sering kali tidak sesuai dengan apa yang tertuang dalam dokumen perencanaan.

Selain dari perencanaan yang tidak selaras dengan dokumen perencanaan, ada juga permasalahan SDM yang menjadi permasalahan sehingga mempengaruhi permasalahan pembangunan, ini berkaitan dengan perumusan masalah dan membuat keputusan dalam menjawab persoalan ketimpangan wilayah. Pemerintahan atau perengkat-perengkat [OPD] tidak memahami keputusan apa yang harus di ambil terkait kebijakan untuk mengatasi ketimpangan pembangunan karena background pendidikannya tidak sesuai dengan pekerjaannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lemahnya komunikasi pembangunan antar instansi, menyebabkan pembangunan yang kurang baik, Berdampak pada penerapan kebijakan yang bertabrakan antar kepentingan perencanaan. Pembangunan jaringan jalan dari PEMDA harus berkomunikasi dengan PDAM agar tidak bertabrakan dalam mengimplementasikan perencanaan. Dan juga perencanaan PEMDA harus mengikuti apa yang tertuang dalam dokumen perencanaan [RTRW,RPJMD]. Kebijakan yang tidak mendasarkan pada dokumen perencanaan sering kali menyebabkan permasalahan dalam pembangunan suatu wilayah.

Yang paling sering terjadi adalah kepentingan kekuasaan atau ego politik. untuk mempertahankan kekuasaannya, maka pembangunan lebih berfokus pada wilayah yang menyumbangkan suara lebih banyak, dan kurang memperhatikan wilayah yang menyumbangkan suara lebih sedikit. Hal demikian juga menjadi sala satu faktor yang menyebabkan ketimpangan dalam perencanaan. Seharusnya Perencanaan harus bersifat kepentingan publik, bukan berdasarkan pada kepentingan pribadi. Ketika perencanaan di dasarkan pada kepentingan politik atau kekuasaan, maka akan terjadi konflik di masyarakat berupa ketimpangan pembangunan.

Maka perencanaan harus mampu di rasakan oleh semua orang, bukan hanya pada segelintir orang, sebab akan mencoreng amanat konstitusi tentang perencanaan. Yakni UU No. 26 tahun 2007 tentang penataan ruang dan amanat pasal 33 ayat[3] UUD 1945. Berbicara tentang segala bentuk perencanaan yang di lakukan oleh pimpinan politik seharusnya dan harus mempertimbangkan kedaulatan masyarakat. kemudian perencanaan pembangunan untuk meminimalkan terjadinya konflik harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan . Agar pembuatan perencanaan dan penerapannya lebih optimal dan sesuai dengan masalah yang di hadapi suatu wilayah. Jika keputusan hanya berdasarkan pada satu kepentingan saja, maka ketimpangan antara wilaya rentan terjadi.
(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Keadilan Restoratif: Jalan Pemulihan untuk Semua, Bukan Karpet Merah Kelompok Privilege
Masa Kepengurusan BPC Dibekukan, Bakal Calon Ketum BPD HIPMI Malut Dipersoalkan
Memalukan! Wartawan Diduga Diintimidasi Saat Liput Balap Motor di Labuha
Direktur PDAM Halsel Soleman Bobote Raih Indonesia Visionary Leader Award 2026, Dinilai Jadi Figur Penggerak Perubahan
IPMMA Desak APH Usut Dugaan Skandal Proyek Talud Maidi Senilai Rp8,8 Miliar
Peran Sosiologi dalam Memahami Masyarakat Modern dan Analisis Fenomena Sosial
SISTEM SOSIAL DAN SISTEM BUDAYA DALAM MEMAHAMI MASYARAKAT MODEREN
Akhiri Masa Tugas, Waris Agono Tekankan Integritas dan Kepercayaan Publik
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:26 WIT

Kades Gambaru Siap Turun Ukur Lahan Warga, Nasrudin M. Kasuba: Jika LA Tak Bersedia, Saya Bertanggung Jawab

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:41 WIT

Warga Hantam Sikap Kades Gambaru Nasrudin M. Kasuba : Jangan Jadi Budak Korporasi, Anda Harus Belajar dari Kades Fluk Utamakan Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:32 WIT

Saat Tambang Belum Berproduksi, PT KTS Menyalakan Harapan Lewat Program “KTS Bersinar”

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:00 WIT

Ko Lok Gelar Tasyakuran dan Aqiqah Cucu, Ratusan Warga Hadir Panjatkan Doa

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:47 WIT

LPP Tipikor Halteng Desak Polda Malut Selidiki Dugaan Perdagangan Skrap Ilegal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:21 WIT

BARAH Desak Pemda Halsel Percepat Penetapan WPR, Ratusan Penambang Masih Bergantung pada Aktivitas PETI

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIT

PEROK Ultimatum PT Harita Group: Hentikan Mobilisasi Karyawan atau Hadapi Blokade

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:50 WIT

Respon Aksi Warga, Fraksi PKB Mendesak Pemda Halsel Segera Ambil Langkah Cepat Selesaikan Masalah Lahan di Pulau Obi

Berita Terbaru