Halmahera Selatan, Nalarsatu.com – Rapat Kerja Tahunan (Rakerta) Bidang Pemuda Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) ke-V resmi dibuka di Gedung Gereja Jemaat GMIH Diaspora Babang, Kamis (5/11/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Hiduplah sebagai Terang yang Membuahkan Kebaikan, Keadilan dan Kebenaran”.
Pembukaan Rakerta dihadiri Wakil Ketua I BPHS GMIH, Pdt. Sefnat Hontong, Ketua Bidang Pemuda GMIH, Pdt. Melky Molle, S.Th., M.Pd., Asisten III Pemda Halsel, dr. Rahmat, serta sejumlah organisasi kepemudaan, di antaranya DPD KNPI, DPC GAMKI dan BPC GMKI Halsel.
Ketua Panitia, Pdt. Herlin Bakotu, S.Th., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kesuksesan acara ini bukan peran satu-dua orang, melainkan atas solidaritas dan semangat yang tinggi dari semua pihak,” ungkapnya.
Ketua Bidang Pemuda GMIH, Pdt. Melky Molle, menegaskan pentingnya perhatian pemerintah daerah terhadap pembinaan pemuda gereja. Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis dalam membangun moral umat sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Pemerintah daerah tidak boleh memiliki semangat suam-suam kuku dalam memberi perhatian kepada gereja, terlebih khusus bidang pemuda. Saya juga berharap melalui Rakerta ini, pemuda GMIH terus mendukung dan menyerukan persatuan gereja,” ungkap Melky.
Sementara itu, Asisten III Pemda Halsel, dr. Rahmat, menyampaikan permohonan maaf Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba yang belum dapat menghadiri kegiatan karena sedang berada di luar daerah. Ia menegaskan ketidakhadiran tersebut tidak mengurangi dukungan pemerintah daerah.
Dalam suara gembala, Wakil Ketua I BPHS GMIH, Pdt. Sefnat Hontong, mengajak pemuda gereja menjadi garda terdepan dalam mendukung perdamaian dan penyatuan GMIH yang telah terpisah selama 13 tahun.
“Sudah cukup perjalanan 13 tahun ini kita terpisah. Saatnya kita menanggalkan ego untuk kembali menyatu sebagai gereja yang utuh,” tegasnya.
Pdt. Sefnat sekaligus membuka Rakerta V Pemuda GMIH yang ditandai dengan pemukulan dolo-dolo bersama perwakilan pemerintah daerah, Ketua Bidang Pemuda GMIH dan organisasi kepemudaan yang hadir.
Rakerta ini diharapkan menjadi ruang konsolidasi, evaluasi program kerja, serta penguatan peran pemuda dalam pelayanan gereja, persatuan GMIH dan pembangunan daerah.
(red)

Tinggalkan Balasan