Pulau Obi, Nalarsatu.com – Buruknya layanan jaringan telekomunikasi Telkomsel di Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), dikeluhkan warga. Gangguan sinyal yang kerap terjadi hingga mengalami pemadaman total dinilai menghambat aktivitas masyarakat, mulai dari urusan pemerintahan, transaksi ekonomi hingga kebutuhan pendidikan.
Judin, warga Desa Buton, mengungkapkan bahwa gangguan jaringan tersebut hampir terjadi setiap hari tanpa pemberitahuan maupun penjelasan yang jelas dari pihak penyedia layanan.
Menurutnya, kondisi ini sangat merugikan masyarakat Obi yang selama ini turut berkontribusi terhadap pendapatan daerah melalui potensi sumber daya alam di sektor pertambangan, perkebunan dan perikanan.
“Kami sangat kecewa dengan pelayanan Telkomsel, pemerintah daerah, pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat. Termasuk anggota DPRD daerah pemilihan Obi yang mengetahui persoalan ini, tetapi terkesan diam. Hasil alam Obi ikut memberikan kontribusi pendapatan, tetapi mengapa masyarakat justru dibiarkan seperti anak tiri?” ungkap Judin.
Ia menilai, masyarakat berhak mendapatkan pelayanan telekomunikasi yang layak, terlebih warga secara rutin membeli pulsa dan paket data, tetapi tidak memperoleh kualitas jaringan yang stabil.
Karena itu, Judin mendesak manajemen Telkomsel segera turun tangan melakukan evaluasi dan perbaikan jaringan. Ia juga meminta pemerintah serta wakil rakyat Dapil Obi tidak menutup mata dan ikut memperjuangkan pemerataan infrastruktur telekomunikasi.
“Jangan sampai masyarakat hanya menjadi sumber kontribusi ekonomi, tetapi kebutuhan dasar untuk mendapatkan akses komunikasi yang layak justru diabaikan,” tegasnya Sabtu (7/11).
(red/Az)

Tinggalkan Balasan