Cafe Fortune Milik Hendri THE Diduga Jual Bebas Miras Capten Morgan, SKAK-MU Desak Razia

- Penulis Berita

Selasa, 20 Mei 2025 - 12:54 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHA, Nalarsatu.com – Satu lagi dugaan pelanggaran aturan daerah mengemuka. Di tengah gencarnya operasi penertiban tempat hiburan malam (THM) oleh Polres Halmahera Selatan dan Pemerintah Kabupaten Halsel, Cafe Fortune milik pengusaha lokal Hendri THE alias Ko Hin justru terkesan kebal hukum.

Investigasi tim Nalarsatu.com menemukan indikasi kuat bahwa Cafe Fortune secara bebas mengedarkan minuman keras bermerek Captain Morgan dan sejumlah minuman beralkohol lainnya. Ironisnya, tempat hiburan tersebut nyaris tak pernah tersentuh razia aparat gabungan baik dari Polres Halsel maupun Satpol PP.
Padahal, Pemkab Halsel telah memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 dan 10 Tahun 2004 yang secara tegas melarang peredaran miras dan praktik prostitusi. Namun penegakan Perda ini dinilai tebang pilih.

“Ini bentuk ketidakadilan. Di satu sisi banyak usaha kecil dirazia karena dianggap menjual miras, tapi Cafe Fortune bebas menjual minuman keras kelas impor seperti Captain Morgan. Apakah ada pembiaran atau backing dari oknum tertentu?” kecam M. Reza Syadik, Koordinator SKAK-MU Jakarta, Senin (20/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Reza menilai, jika Perda memang hendak ditegakkan, maka tidak boleh ada tempat hiburan yang diperlakukan istimewa. “Jangan ada pengusaha yang merasa di atas hukum. Ini sudah keterlaluan,” tegasnya.
Ia mendesak Bupati Bassam Kasuba dan Kapolres Halsel AKBP Hendra Gunawan agar memerintahkan jajarannya turun tangan secara tegas.

“Lakukan razia menyeluruh di Cafe Fortune. Periksa setiap sudut, termasuk gudang penyimpanan miras. Jika terbukti melanggar, cabut izin usaha dan proses hukum pemiliknya,” tegas Reza.

Sampai berita ini dipublikasikan, baik Hendri THE maupun pihak pengelola Cafe Fortune belum memberikan keterangan resmi meskipun telah dihubungi berulang kali.

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Keadilan Restoratif: Jalan Pemulihan untuk Semua, Bukan Karpet Merah Kelompok Privilege
Masa Kepengurusan BPC Dibekukan, Bakal Calon Ketum BPD HIPMI Malut Dipersoalkan
Memalukan! Wartawan Diduga Diintimidasi Saat Liput Balap Motor di Labuha
Direktur PDAM Halsel Soleman Bobote Raih Indonesia Visionary Leader Award 2026, Dinilai Jadi Figur Penggerak Perubahan
PERMASALAHAN PERENCANAAN DALAM EGO POLITIK
IPMMA Desak APH Usut Dugaan Skandal Proyek Talud Maidi Senilai Rp8,8 Miliar
Peran Sosiologi dalam Memahami Masyarakat Modern dan Analisis Fenomena Sosial
SISTEM SOSIAL DAN SISTEM BUDAYA DALAM MEMAHAMI MASYARAKAT MODEREN
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:26 WIT

Tebarkan Kepedulian, Ciptakan Kebersamaan, IARMI Maharuyung Jabodetabek Gelar Bakti Sosial di Momentum Iduladha

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:45 WIT

Bawa Nama Halsel ke Tingkat Nasional, Soleman Bobote Raih Penghargaan Bergengsi

Rabu, 8 April 2026 - 15:42 WIT

GMNI Desak Kapolri Evaluasi Wadir Intelkam Polda Malut, Diduga Lecehkan Marwah Organisasi

Jumat, 3 April 2026 - 11:59 WIT

Terbongkar! 7 Hektare Lahan Diduga Dijual Tanpa Sepengetahuan Pemilik, GMNI dan BARAH Ungkap Fakta Lapangan

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:42 WIT

Rabu, 11 Februari 2026 - 03:25 WIT

Bupati Bassam Kasuba: Pers Garda Terdepan Lawan Hoaks dan Jembatan Suara Rakyat

Minggu, 8 Februari 2026 - 05:27 WIT

Munawir Resmi Nahkodai GMNI Halsel, Tegaskan Soliditas dengan DPP GMNI RI

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:46 WIT

Ancaman Jutaan Ton Limbah Slag Nikel PT.Harita Group, Kesiapan Pengelolaan Dipertanyakan

Berita Terbaru