Ketua Fraksi Golkar DPRD Halmahera Selatan Desak Tim Percepatan Sengketa Lahan Segera Turun ke Soligi

- Penulis Berita

Sabtu, 18 April 2026 - 06:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halsel, Nalarsatu.com — Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Pemerintah Daerah dan DPRD Halmahera Selatan menghasilkan kesepakatan penting terkait penyelesaian sengketa lahan di wilayah Desa Soligi. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah menyatakan akan segera membentuk tim percepatan penyelesaian sengketa lahan guna menangani persoalan yang tengah berkembang di masyarakat.

Rapat ini dipicu oleh perselisihan yang melibatkan warga Soligi, Alimusu, dengan Kepala Desa Kawasi, Arifin Saroa, terkait lahan kebun milik Alimusu yang diduga telah dijual kepada pihak perusahaan Harita. Persoalan ini menjadi perhatian serius karena berpotensi memicu ketegangan sosial di tengah masyarakat.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Halmahera Selatan, Rustam Ode Nuru, menegaskan pentingnya langkah cepat dari tim yang telah disepakati agar segera turun ke lokasi. Ia menilai kehadiran tim tersebut sangat penting untuk membuka ruang dialog dan memastikan proses mediasi berjalan adil bagi semua pihak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan biarkan rakyat menghadapi persoalan ini sendiri. Tim yang telah dibentuk harus segera turun ke lapangan untuk melakukan mediasi dan mencari solusi yang bijaksana,” ujarnya.

Rustam juga mengimbau masyarakat agar tetap menahan diri dan tidak terprovokasi oleh situasi yang berkembang. Menurutnya, menjaga ketenangan serta mengedepankan musyawarah merupakan kunci utama dalam menyelesaikan konflik.

Selain itu, ia meminta aparat pengamanan di lapangan, baik dari pihak perusahaan, kepolisian, maupun TNI, agar menjalankan tugas secara profesional dan menghindari tindakan represif terhadap masyarakat.

Dengan adanya komitmen bersama antara pemerintah daerah dan DPRD, serta dukungan dari seluruh pihak, diharapkan penyelesaian sengketa lahan di Desa Soligi dapat berlangsung secara adil, transparan, dan mengedepankan kepentingan masyarakat luas. (Red/Bisma)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Keadilan Restoratif: Jalan Pemulihan untuk Semua, Bukan Karpet Merah Kelompok Privilege
Masa Kepengurusan BPC Dibekukan, Bakal Calon Ketum BPD HIPMI Malut Dipersoalkan
Memalukan! Wartawan Diduga Diintimidasi Saat Liput Balap Motor di Labuha
Direktur PDAM Halsel Soleman Bobote Raih Indonesia Visionary Leader Award 2026, Dinilai Jadi Figur Penggerak Perubahan
PERMASALAHAN PERENCANAAN DALAM EGO POLITIK
IPMMA Desak APH Usut Dugaan Skandal Proyek Talud Maidi Senilai Rp8,8 Miliar
Peran Sosiologi dalam Memahami Masyarakat Modern dan Analisis Fenomena Sosial
SISTEM SOSIAL DAN SISTEM BUDAYA DALAM MEMAHAMI MASYARAKAT MODEREN
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:40 WIT

Polres Halsel Klarifikasi Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Polisi, Kasi Humas: Semua Laporan Akan Diproses Secara Objektif

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:55 WIT

BARAH Desak Polres Halsel Usut Dugaan Praktik Togel di Pulau Bacan

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:13 WIT

Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Ferdi Latumeten Lapor ke Polres Halsel Didampingi Tim Kuasa Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:02 WIT

Dugaan Pengeroyokan oleh Tiga Oknum Polisi, Warga Halsel Alami Luka-Luka

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:29 WIT

Jaringan Internet Obi Kerap Mati-Hidup, Asosiasi Dump Truck Ancam Gelar Mosi Tidak Percaya kepada Pemprov dan Pemda

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:53 WIT

KJH FC Tancap Gas, Diler FC Kehabisan Bensin di Menit Akhir

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:58 WIT

DPRD Halsel Konsultasi ke RSUD Chasan Boesoirie, Cari Solusi Tunggakan Jaspel Nakes RSUD Labuha

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:49 WIT

Pemdes dan Masyarakat Moloku Gelar Doa Keselamatan HUT ke-23 Halmahera Selatan, Kades Harapkan Pembangunan Makin Meningkat

Berita Terbaru